www.domainesia.com
News

Arus Balik Nataru Meningkat, Ratusan Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

79
×

Arus Balik Nataru Meningkat, Ratusan Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

Sebarkan artikel ini
arus-balik-nataru-meningkat,-ratusan-ribu-kendaraan-padati-jabotabek
Arus Balik Nataru Meningkat, Ratusan Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

Jakarta – Peningkatan signifikan tercatat pada arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Data terkini menunjukkan bahwa sebanyak 324.208 kendaraan telah memasuki kembali wilayah Jabotabek dalam periode tiga hari terakhir.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan bahwa data tersebut dikumpulkan mulai hari Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Kenaikan volume kendaraan yang kembali menuju Jabotabek ini melampaui angka lalu lintas harian normal.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa perhitungan tersebut merupakan akumulasi dari pergerakan kendaraan yang melintasi empat Gerbang Tol (GT) utama. GT yang dimaksud adalah GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Menurut Rivan A. Purwantono, peningkatan volume lalu lintas ini tergolong substansial. “Total volume lalu lintas ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalu lintas normal,” kata Rivan, Minggu (4/1/2025).

Analisis distribusi kendaraan yang kembali ke Jabotabek mengungkapkan bahwa mayoritas kendaraan berasal dari arah Timur, mencakup wilayah Trans Jawa dan Bandung. Sebanyak 147.817 kendaraan, atau sekitar 45,59 persen dari total kendaraan yang masuk, tercatat datang dari arah ini.

Selanjutnya, kendaraan yang tiba dari arah Barat (Merak) tercatat sejumlah 90.590 unit, atau setara dengan 27,94 persen. Sementara itu, dari arah Selatan (Puncak) tercatat sebanyak 85.801 kendaraan, mewakili 26,46 persen dari total.

Secara lebih spesifik, lalu lintas dari arah Trans Jawa yang melewati GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 71.614 kendaraan, menunjukkan peningkatan sebesar 29,60 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Sementara itu, lalu lintas dari arah Bandung yang melewati GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang tercatat sebanyak 76.203 kendaraan, mengalami kenaikan sebesar 32,17 persen dari kondisi normal.

Rivan A. Purwantono menyoroti bahwa peningkatan lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung sangat signifikan. “Total lalu lintas kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 147.817 kendaraan, meningkat sebesar 30,91 persen dari lalu lintas normal,” jelas Rivan.

Untuk lalu lintas dari arah Merak yang melewati GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak, tercatat sebanyak 90.590 kendaraan, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 8,28 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sebaliknya, kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi tercatat sebanyak 85.801 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 27,62 persen dari lalu lintas normal.

Secara kumulatif, Jasa Marga mencatat bahwa selama 16 hari periode libur Nataru 2025/2026, sebanyak 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabotabek. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 11,49 persen dibandingkan lalu lintas normal, atau setara dengan 90,5 persen dari total proyeksi sebanyak 2,9 juta kendaraan.

Rivan A. Purwantono juga memberikan informasi mengenai volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek selama periode yang sama. “Pada periode yang sama, untuk kendaraan kembali menuju wilayah Jabotabek tercatat 2.472.184 kendaraan atau naik sebesar 8,01 persen dari lalu lintas normal atau 86 persen telah melintas dari proyeksi 2,8 juta kendaraan,” pungkas Rivan.

Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, Jasa Marga telah menyiapkan serangkaian strategi untuk mengelola lonjakan volume kendaraan.