www.domainesia.com
News

Danantara Diproyeksikan Jadi Kekuatan Global, Prabowo Undang Ray Dalio ke Istana

14
×

Danantara Diproyeksikan Jadi Kekuatan Global, Prabowo Undang Ray Dalio ke Istana

Sebarkan artikel ini
danantara-diproyeksikan-jadi-kekuatan-global,-prabowo-undang-ray-dalio-ke-istana
Danantara Diproyeksikan Jadi Kekuatan Global, Prabowo Undang Ray Dalio ke Istana

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan dari tokoh finansial global, Ray Dalio, di Istana Merdeka pada hari Jumat (27/3). Pertemuan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam menarik investasi asing dan memperkuat posisi ekonomi Indonesia di mata dunia.

Fokus utama pertemuan adalah membahas peran strategis Danantara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan, serta upaya untuk memperkokoh posisinya di kancah internasional. Kehadiran Ray Dalio, seorang tokoh terkemuka di dunia hedge fund, memberikan nilai tambah dalam upaya pemerintah meningkatkan kredibilitas Danantara di mata investor global.

Danantara, yang dibentuk pada Februari 2025, memiliki mandat untuk mengoptimalkan aset negara, mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis, dan bertindak sebagai sovereign wealth fund Indonesia. Pemerintah berharap, melalui pertemuan ini, dapat membangun kepercayaan investor dan menarik investasi asing yang berkelanjutan.

Dalam diskusi tertutup tersebut, Presiden Prabowo dan Ray Dalio bertukar pandangan mengenai berbagai peluang ekonomi di Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah. Pembicaraan difokuskan pada bagaimana Danantara dapat bertransformasi menjadi lembaga yang tidak hanya dominan di pasar domestik, tetapi juga menjadi pemain kunci di arena investasi internasional. Kemitraan dengan tokoh sekaliber Ray Dalio mencerminkan komitmen pemerintah untuk membuka diri terhadap kolaborasi global.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat tinggi ini menggarisbawahi pentingnya agenda ini dalam kerangka pembangunan ekonomi nasional.

Kolaborasi dengan Ray Dalio menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah Indonesia tidak hanya berfokus pada kebijakan dalam negeri, tetapi juga aktif membangun jaringan dan kepercayaan di tingkat global. Dengan menjadikan Danantara sebagai salah satu instrumen utama, Indonesia berupaya merancang masa depan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan dari pusat pemerintahan, Istana Merdeka.

Pembentukan Danantara ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menarik aliran modal melalui pembentukan sovereign wealth fund. Pemerintah menaruh harapan besar bahwa sinergi antara kebijakan domestik dan kerjasama internasional akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme pemerintah terhadap peran Danantara. “Kami yakin Danantara akan menjadi katalisator utama dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” katanya.