www.domainesia.com
News

Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah Korban Longsor Agam

68
×

Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah Korban Longsor Agam

Sebarkan artikel ini
kapolda-sumbar-pimpin-salat-jenazah-korban-longsor-agam
Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah Korban Longsor Agam

Agam – Kapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Gatot Tri Suryanta, memimpin langsung pelaksanaan shalat jenazah bagi enam korban longsor di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, sebagai wujud belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi pada hari Rabu (7/1/2025).

Shalat jenazah berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Falah Agam, dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan masyarakat setempat. Kehadiran Kapolda Sumbar menjadi representasi dukungan moril bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat yang terdampak bencana longsor.

Selain Kapolda Sumbar, sejumlah pejabat utama Polda Sumbar turut hadir dalam prosesi shalat jenazah, di antaranya Kepala Biro Logistik Polda Sumbar Kombes Pol Faried Zulkarnain, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Kabiddokkes Polda Sumbar, serta Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri.

Bupati Agam Benny Warlis, Ketua DPRD Agam Ilham, Kapolres Agam AKBP Muari, jajaran Forkopimda, perwakilan OPD, serta jamaah masjid juga turut serta dalam pelaksanaan shalat jenazah, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Usai pelaksanaan shalat jenazah, keenam jenazah dimakamkan di pemakaman umum Sungai Jariang, Lubuk Basung. Ratusan pelayat hadir dalam prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat tersebut.

Kasi Humas Polres Agam Aiptu Ikhlas Indra menjelaskan bahwa jenazah yang dishalatkan dan dimakamkan merupakan bagian tubuh korban yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Guna proses identifikasi lebih lanjut, sampel DNA dari jenazah telah diambil dan disimpan di cold storage DVI Polda Riau yang berlokasi di RSUD Lubuk Basung. Hal ini dilakukan untuk memastikan identifikasi akurat dan memberikan kepastian bagi pihak keluarga korban. Aiptu Ikhlas Indra menambahkan, langkah ini penting untuk memberikan kejelasan identitas korban kepada keluarga yang berduka.