Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui audiensi Gubernur Mahyeldi Ansharullah dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Chaniago. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenko Polhukam pada Kamis, 2 April 2026, ini menjadi wadah untuk membahas berbagai isu strategis terkait stabilitas politik dan keamanan di wilayah Sumatera Barat.
Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan kondusif. Komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat dinilai krusial dalam merespons berbagai isu strategis yang berkembang di daerah.
“Kami memandang penting komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dalam menyikapi isu strategis daerah. Dengan sinergi kuat, kita dapat menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan berbagai langkah konkret yang telah diambil oleh Pemprov Sumbar dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai dinamika politik dan keamanan yang terjadi di Sumatera Barat.
Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Djamari Chaniago mengapresiasi inisiatif Pemprov Sumbar dalam membangun komunikasi yang aktif dengan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang politik dan keamanan.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang politik dan keamanan,” katanya.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga tercipta situasi yang aman, stabil, dan kondusif di Sumatera Barat. Kondisi ini menjadi fondasi yang kokoh bagi kelancaran pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara efektif, demi kemajuan Sumatera Barat.







