www.domainesia.com
News

Manajer MotoGP Klaim Aprilia Ancam Dominasi Ducati Musim Depan

89
×

Manajer MotoGP Klaim Aprilia Ancam Dominasi Ducati Musim Depan

Sebarkan artikel ini
manajer-motogp-klaim-aprilia-ancam-dominasi-ducati-musim-depan
Manajer MotoGP Klaim Aprilia Ancam Dominasi Ducati Musim Depan

Jakarta – Pernyataan kontroversial dari Carlo Pernat, seorang manajer pembalap senior, mengguncang paddock MotoGP. Pernat mengklaim bahwa Aprilia RS-GP 2025 berpotensi mengungguli performa Ducati Desmosedici pada musim mendatang, sebuah klaim yang berani mengingat dominasi Ducati yang baru saja dirayakan pada musim 2025. Ducati berhasil menyapu bersih tiga gelar juara dunia dan memenangkan 17 dari 22 seri balapan.

Keberhasilan Ducati pada musim 2025 tak lepas dari penampilan impresif Marc Marquez, yang berhasil meraih 11 kemenangan dan mengamankan gelar MotoGP ketujuhnya, yang merupakan gelar pertamanya bersama tim pabrikan Ducati. Akan tetapi, di balik kesuksesan tersebut, performa yang kurang stabil dari Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio mengindikasikan bahwa Desmosedici 2025 masih memiliki celah yang perlu diperbaiki. Sebagai contoh, Bagnaia hanya mampu meraih dua kemenangan, penurunan yang signifikan dibandingkan musim sebelumnya ketika ia menjadi runner-up dengan 11 kemenangan.

Di sisi lain, Aprilia menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dengan RS-GP 2025, yang mengantarkan pabrikan Noale meraih musim terbaiknya di MotoGP dengan empat kemenangan dan posisi kedua di klasemen konstruktor. Pada paruh kedua musim, Aprilia semakin sering terlibat dalam pertarungan sengit dengan Ducati dan Marc Marquez di barisan depan, memunculkan harapan realistis untuk bersaing memperebutkan gelar pada tahun 2026.

Pernat mengakui bahwa kehadiran Marc Marquez menjadi faktor penentu bagi Ducati musim ini. Namun, ia mempertanyakan apakah kehadiran sang juara dunia saja akan cukup untuk menahan laju Aprilia pada musim depan. “Ducati tidak akan bisa tidur nyenyak, Aprilia sudah tiba. Bahkan, saya punya kesan mereka juga menekan pedal gas lebih dalam,” ujar Pernat.

Lebih lanjut, Pernat menyoroti posisi kedua klasemen pembalap yang masih diduduki oleh pembalap Ducati. Akan tetapi, menurutnya, konteks tersebut perlu dianalisis lebih mendalam. Ia mengingatkan bahwa Alex Marquez meraih hasil tersebut dengan mengendarai motor GP24, bukan Desmosedici versi terbaru.

Berdasarkan pengamatannya sepanjang musim, Pernat hampir menyimpulkan bahwa Aprilia RS-GP 2025 menunjukkan daya saing yang lebih tinggi dibandingkan Ducati Desmosedici pada musim yang sama. Meskipun demikian, ia tetap menekankan bahwa keberhasilan Ducati tidak terlepas dari peran krusial Marc Marquez. Menurut Pernat, sang juara dunia menjadi faktor pembeda utama.