www.domainesia.com
News

Ngopi Pagi di Pondok: Bara Semangat Olahraga Sumbar dan Arahan untuk Calon Ketua KONI

53
×

Ngopi Pagi di Pondok: Bara Semangat Olahraga Sumbar dan Arahan untuk Calon Ketua KONI

Sebarkan artikel ini
ngopi-pagi-di-pondok:-bara-semangat-olahraga-sumbar-dan-arahan-untuk-calon-ketua-koni
Ngopi Pagi di Pondok: Bara Semangat Olahraga Sumbar dan Arahan untuk Calon Ketua KONI

Padang – Pertemuan informal di sebuah kedai kopi di kawasan Pondok, Kota Padang, menjadi ajang bertukar pikiran mengenai strategi peningkatan prestasi olahraga Sumatera Barat menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumbar. Diskusi yang berlangsung pada Jumat pagi tersebut mempertemukan tiga figur penting dalam dunia olahraga Sumatera Barat.

Dalam suasana yang akrab, Indra Jaya, Ketua Umum Pengprov PERKEMI (Kempo) Sumbar, Budi Syukur, Ketua Umum Pengprov PASI Sumbar, dan Hamdanus, salah satu kandidat yang akan bersaing dalam pemilihan Ketua KONI Sumbar, terlibat dalam perbincangan mendalam. Pertemuan ini menjadi wadah untuk menyelaraskan visi dan misi demi kemajuan olahraga di Ranah Minang.

Indra Jaya, yang memiliki pengalaman sebagai mantan Sekretaris Umum KONI Sumbar, membuka diskusi dengan menyoroti urgensi revitalisasi kekuatan olahraga prestasi Sumatera Barat. Menurutnya, hal ini dapat dicapai melalui penguatan konsolidasi antar cabang olahraga (cabor) serta perbaikan sistemik di dalam tubuh KONI. Indra Jaya menegaskan, “Kita ini sedang menyalakan api perjuangan. KONI Sumbar harus jadi rumah yang berpihak kepada kerja keras cabang olahraga, bukan tempat berhimpunnya birokrasi olahraga yang stagnan.”

Budi Syukur, seorang tokoh senior yang telah lama berkecimpung dalam pembinaan atletik di Sumatera Barat, memberikan arahan dan nasihat kepada Hamdanus. Ia menekankan bahwa niat yang tulus dan komitmen terhadap pembinaan atlet harus menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan yang akan diambil oleh KONI di masa depan. Budi Syukur menyampaikan, “Kalau ingin memimpin KONI, maka jangan berjarak dengan pelatih dan atlet. Pahami jerih payah mereka. Dengarkan suara cabor. Jangan ulangi pola lama yang tak menghasilkan prestasi.”

Hamdanus, yang tampak antusias menyimak, mencatat setiap saran dan masukan yang diberikan oleh kedua tokoh senior tersebut. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima segala bentuk masukan sebagai bekal dalam menghadapi persaingan di Musorprov. Usai pertemuan, Hamdanus menuturkan, “Saya hadir untuk mendengar dan belajar. Banyak hal yang harus dibenahi, dan saya percaya, kunci sukses ada pada kolaborasi, keterbukaan, dan keberpihakan nyata pada prestasi.”

Pertemuan yang awalnya direncanakan sebagai obrolan santai, berkembang menjadi forum diskusi yang memunculkan harapan baru bagi kemajuan olahraga Sumatera Barat. Meskipun berlangsung tanpa agenda formal, setiap gagasan yang terlontar mencerminkan semangat untuk melakukan perubahan yang signifikan. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif hingga pelaksanaan Musorprov KONI Sumbar. Semangat untuk memulihkan kejayaan olahraga Sumatera Barat, yang dimulai dari kawasan Pondok, diharapkan dapat membawa prestasi bagi seluruh Ranah Minang.