www.domainesia.com
News

PPIH Padang Sambut 393 Jemaah Haji Bengkulu di BIM

14
×

PPIH Padang Sambut 393 Jemaah Haji Bengkulu di BIM

Sebarkan artikel ini
ppih-debarkasi-padang-sambut-kepulangan-jemaah-haji-asal-bengkulu
PPIH Debarkasi Padang Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asal Bengkulu

Padang – Rombongan 393 jemaah haji dan petugas Kloter 2 Debarkasi Padang asal Provinsi Bengkulu tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (5/6/2026) dini hari. Pesawat Garuda Indonesia GA 3802 yang mereka tumpangi mendarat sekitar pukul 03.19 WIB.

Kedatangan rombongan disambut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, memimpin langsung penyambutan itu.

Rifki mengaku bersyukur atas kelancaran kepulangan kloter kedua tersebut. Ia juga mendoakan seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur.

“Alhamdulillah, selamat datang kembali di Tanah Air. Bapak dan Ibu telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan kembali ke keluarga dengan membawa kemabruran,” ujar Rifki saat menyapa jemaah di bandara.

Berdasarkan laporan petugas kloter, seluruh jemaah tiba dalam kondisi sehat. Rifki menyebut pihaknya turut menerima banyak kesan positif terkait layanan petugas selama berada di Tanah Suci, mulai dari Madinah, Makkah, hingga pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sebagai bentuk apresiasi, PPIH Debarkasi Padang memberikan pengalungan bunga dan sertifikat kepada enam petugas Kloter 2. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi mereka selama lebih dari sebulan mendampingi jemaah.

Rifki menilai tugas para petugas cukup berat karena harus siaga hampir 24 jam dengan jumlah personel terbatas. Menurut dia, banyak petugas rela mengurangi waktu istirahat demi memastikan jamaah mendapat layanan optimal, baik dalam pendampingan kesehatan maupun rangkaian ibadah lainnya.

Setelah transit selama empat jam di BIM, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Bengkulu dengan dua penerbangan Lion Air. Hingga 5 Juni 2026, PPIH Embarkasi Padang mencatat tujuh jemaah wafat di Tanah Suci, terdiri atas lima orang asal Sumatera Barat dan dua orang asal Bengkulu.