PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Maritim Teluk Bayur merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Sumatera Barat periode 31 Maret hingga 3 April 2026. Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan petir dan gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan.
Pada periode 31 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 1 April 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan bervariasi dari cerah berawan hingga hujan petir. Potensi hujan petir diperkirakan terjadi di perairan Pesisir Selatan. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di wilayah perairan Timur Sipora dan Timur Pagai.
Adapun hujan ringan diprediksi terjadi di sejumlah wilayah perairan, seperti Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Timur Siberut, Barat Siberut, Barat Sipora, serta Barat Pagai. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 1–9 knot, dan tinggi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang. Namun, gelombang berpotensi mencapai 2,5 meter di wilayah Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Memasuki periode 1 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 April 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca didominasi berawan tebal hingga hujan ringan. Hujan ringan berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah perairan Sumatera Barat, termasuk Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, hingga wilayah Kepulauan Mentawai seperti Siberut, Sipora, dan Pagai.
Arah angin pada periode ini bertiup dari utara dengan kecepatan 1–8 knot. Gelombang laut masih berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan potensi ketinggian mencapai 2,5 meter di wilayah Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Selanjutnya, pada periode 2 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 3 April 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan berawan tebal hingga hujan petir. Hujan petir berpotensi terjadi di wilayah Timur Pagai dan Barat Pagai. Sedangkan hujan ringan diprediksi terjadi di wilayah perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Barat Siberut, dan Barat Sipora.
Pada periode ini, angin bertiup dari arah timur hingga barat dengan kecepatan 2–6 knot. Sementara itu, kondisi gelombang laut cenderung rendah.
BMKG juga merilis prediksi pasang surut air laut pada 31 Maret 2026, dengan waktu pasang diperkirakan terjadi pada pukul 04.00–08.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB. Sedangkan waktu surut diperkirakan berlangsung pada pukul 10.00–13.00 WIB serta 23.00–01.00 WIB.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.







