PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) terus berupaya memperkuat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai respons terhadap bencana banjir dan longsor yang baru-baru ini melanda wilayah tersebut. Fokus utama dari upaya ini adalah untuk memastikan penanganan pascabencana yang lebih efektif dan terkoordinasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Sekdakab Pessel), Zainal Arifin, menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antar OPD dalam rangka mewujudkan pemulihan pascabencana yang terencana, terpadu, dan komprehensif. Menurutnya, integrasi kerja antar instansi pemerintah, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat, termasuk Perantau Keluarga Pesisir Selatan (PKPS), menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat bencana. “Semua Dinas atau OPD yang ada mesti bekerja terintegrasi secara efektif untuk mendukung pemulihan pascabencana yang terencana, terpadu, dan menyeluruh. Untuk itu, selaku Sekdakab Pessel dalam melakukan penaganan darurat bencana segerakan koordinasi. Tidak hanya instansi pemerintah, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat, tak terkecuali dengan PKPS yang telah turun membantu meringankan masyarakat terdampak,” ujar Sekdakab Pessel saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKPS, Bakri M.
Dalam masa tanggap darurat, Pemkab Pessel telah mengambil langkah-langkah konkret seperti evakuasi warga terdampak dan penyediaan kebutuhan dasar. Bantuan berupa air bersih, sanitasi, pangan, sandang, serta pelayanan kesehatan dan psikososial telah disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor di Nagari Pancuang Taba dan Limau Gadang, yang saat ini ditempatkan di posko pengungsian Taratak Teleng, Kecamatan Bayang Utara.
Koordinasi yang intensif juga bertujuan untuk mempercepat proses penilaian kerusakan dan kerugian akibat bencana. Data ini akan menjadi dasar dalam perencanaan bantuan lanjutan yang lebih terarah. Selain menjalin komunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemkab Pessel juga berupaya mengoptimalkan koordinasi teknis dengan Dinas/OPD terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sekjen DPP PKPS, Bakri M, menyampaikan informasi mengenai kontribusi yang telah dan akan diberikan oleh DPP PKPS serta DPW PKPS dari berbagai daerah, termasuk Sumbar, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. “Gelombang solidaritas dari perantau sejak Pessel mengalami bencana terus mengalir deras ke kampung halaman. Semoga bantuan tersebut menjadi pelecut semangat masyarakat di tengah pemulihan pascabencana banjir dan longsor,” ungkap Bakri M.
Sekdakab Pessel menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para perantau Pesisir Selatan. Menurutnya, dukungan ini tidak hanya berupa bantuan logistik, tetapi juga memberikan semangat moral bagi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat. “Dukungan yang diberikan para perantau Pessel bukan hanya hadir dalam bentuk logistik, tetapi juga menjadi energi moral bagi pemerintah daerah dalam melewati situasi darurat,” pungkas Sekdakab Zainal Arifin.







