www.domainesia.com
News

SOAT 2025 Tuntas: SPAC Dominasi, Atlet Muda Bersinar Menuju Porprov!

75
×

SOAT 2025 Tuntas: SPAC Dominasi, Atlet Muda Bersinar Menuju Porprov!

Sebarkan artikel ini
sumbar-open-archery-tournament-2025-usai,-spac-semen-padang-juara-umum
Sumbar Open Archery Tournament 2025 Usai, SPAC Semen Padang Juara Umum

Padang – Sumbar Open Archery Tournament (SOAT) 2025 yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Perpani Sumatera Barat telah usai digelar pada Minggu (28/12/2025) di Lapangan Sepak Bola Simpang Cubadak PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, dengan partisipasi ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan Semen Padang Archery Club (SPAC) dalam meraih gelar juara umum menjadi sorotan utama dalam turnamen ini. SPAC berhasil mengumpulkan total 27 medali, dengan rincian 8 medali emas, 12 medali perak, dan 7 medali perunggu. Sementara itu, KPP Payakumbuh menempati posisi kedua dengan perolehan 26 medali (8 emas, 10 perak, 8 perunggu), disusul oleh Al-Arcom Batam di peringkat ketiga dengan total 22 medali (7 emas, 6 perak, 9 perunggu).

Ketua Pengprov Perpani Sumatera Barat, Nanda Satria, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan SOAT 2025 dan menekankan pentingnya turnamen ini sebagai sarana evaluasi bagi para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Nanda Satria mengatakan, SOAT menjadi tolok ukur penting dalam mengukur potensi atlet daerah. “SOAT ini bukan hanya kejuaraan akhir tahun, tetapi bagian dari persiapan menuju Porprov 2026. Dari sini kami bisa melihat langsung peta kekuatan klub dan potensi atlet di masing-masing daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nanda Satria menyoroti bahwa hasil pertandingan memberikan indikasi positif bagi perkembangan atlet-atlet muda Sumatera Barat untuk bersaing di ajang Porprov mendatang. Ia juga menambahkan bahwa persaingan yang merata di antara para peserta menjadi modal penting bagi daerah dalam menyiapkan kekuatan panahan. Nanda Satria mengatakan, persaingan yang ketat antar peserta menjadi modal penting dalam menyiapkan atlet. “Persaingannya cukup merata dan itu positif. Atlet-atlet muda tampil menonjol, dan ini menjadi modal penting bagi daerah dalam menyiapkan kekuatan panahan di Porprov 2026,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari turnamen ini, Pengprov Perpani Sumbar berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan atlet berdasarkan hasil SOAT 2025. Nanda Satria, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar, menyatakan bahwa evaluasi ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas latihan, terutama dalam persiapan menghadapi Porprov yang sempat mengalami kevakuman. “Evaluasi dari SOAT akan kami gunakan untuk meningkatkan kualitas latihan, terutama dalam menghadapi Porprov yang sempat vakum cukup lama. Target kami, panahan Sumbar tampil kompetitif dan berprestasi,” ujar Nanda.

Ketua Panitia SOAT 2025, Anton Wijaya, menjelaskan bahwa turnamen ini mempertandingkan berbagai nomor, termasuk barebow, recurve, dan compound, yang melibatkan peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga umum, serta nomor mix team. Anton Wijaya mengatakan, kelancaran acara didukung oleh antusiasme peserta. “Alhamdulillah, seluruh pertandingan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Antusiasme klub dan daerah cukup tinggi, dan kualitas pertandingan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Anton.

Anton Wijaya berharap agar SOAT dapat terus menjadi agenda rutin dan menjadi tolok ukur dalam pembinaan olahraga panahan di Sumatera Barat. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan profesionalisme dalam penyelenggaraan turnamen ini agar dapat melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat Porprov maupun nasional. “Kami ingin SOAT menjadi ajang yang konsisten, profesional, dan bisa melahirkan atlet-atlet yang siap tampil di Porprov maupun level nasional,” ujarnya.

Selama kejuaraan berlangsung, beberapa atlet berhasil mencuri perhatian, di antaranya M. Alif Athallah dari Hilal Archery Club dan Michelia Burairah dari Perpani Bengkulu, yang secara konsisten meraih medali emas di berbagai nomor. Selain itu, SPAC dan KPP Payakumbuh, sebagai perwakilan dari tuan rumah, juga berhasil mendominasi podium di berbagai kategori nasional dan recurve.

SOAT 2025 telah menjadi salah satu turnamen panahan terbesar di Sumatera pada penghujung tahun 2025 dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam persiapan menuju Porprov Sumatera Barat 2026, sekaligus menjadi momentum penting dalam pengembangan potensi atlet panahan daerah.