Texas – Sesi latihan Grand Prix Amerika Serikat kelas Moto3 di Circuit of The Americas (COTA) menjadi ajang unjuk gigi bagi para pembalap muda, termasuk Veda Ega Pratama dari Indonesia. Meskipun sempat menunjukkan potensi yang menjanjikan, Veda harus puas dengan posisi ke-14 pada sesi yang berlangsung Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB.
Sebagai bagian dari tim Honda, Veda Ega Pratama mengawali sesi latihan dengan performa yang cukup baik. Sempat mencatatkan waktu yang membawanya ke posisi kedua tercepat, Veda menunjukkan sinyal positif di awal sesi. Sayangnya, momentum tersebut tidak dapat dipertahankan seiring berjalannya waktu dan perubahan kondisi lintasan.
Seiring sesi berjalan, Veda mengalami kendala dalam meningkatkan catatan waktunya. Sementara itu, para pembalap lain terus berupaya memperbaiki performa mereka, sehingga posisi Veda terus merosot. Pada akhirnya, Veda harus puas finis di urutan ke-14 dengan catatan waktu 2 menit 14,484 detik.
Dominasi dalam sesi latihan kali ini ditunjukkan oleh pembalap KTM, Maximo Quiles, yang berhasil mencatatkan waktu tercepat 2 menit 13,757 detik. Guido Pini dari tim Honda menempel ketat di posisi kedua, disusul oleh Alvaro Carpe (KTM) yang melengkapi posisi tiga besar.
Hasil yang diraih Veda menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan tim teknis Honda. Konsistensi di sirkuit yang teknis seperti COTA akan menjadi faktor kunci untuk bersaing di barisan depan. Tim akan melakukan analisis data secara mendalam dan mencari cara untuk meningkatkan performa Veda di sesi-sesi berikutnya.
Selain Veda Ega Pratama, Indonesia juga memiliki pembalap muda potensial lainnya, yaitu Kiandra Ramadhipa, yang akan berkompetisi di FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Kehadiran Kiandra menambah daftar talenta muda Indonesia yang berpotensi bersinar di kancah balap internasional, menunjukkan komitmen Indonesia dalam pengembangan bibit-bibit muda di dunia balap motor.







