www.domainesia.com
News

Wagub Resmikan Huntara Mandiri, 100 KK Terdampak Bencana Pauh Segera Huni

63
×

Wagub Resmikan Huntara Mandiri, 100 KK Terdampak Bencana Pauh Segera Huni

Sebarkan artikel ini
100-kk-terdampak-bencana-pauh-tempati-huntara-mandiri-kapalo-koto
100 KK Terdampak Bencana Pauh Tempati Huntara Mandiri Kapalo Koto

Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya meringankan beban warganya yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui peresmian Hunian Sementara Mandiri (Huntara Mandiri) di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Peresmian yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman, dan Wali Kota Padang Fadly Amran.

Fokus utama dari penyediaan Huntara ini adalah untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi 100 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban bencana hidrometeorologi pada November 2025. Pemerintah Kota Padang telah mengambil langkah cepat dalam menanggapi dampak bencana dengan menyiapkan beberapa opsi hunian sementara, termasuk Huntara di Kapalo Koto, Perumahan Nelayan, dan Rusunawa.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyediaan Huntara ini. Fadly Amran mengatakan, keberadaan Huntara di Pauh sangat membantu warga terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu. Keberadaan Huntara di Pauh ini sangat membantu karena lokasi Huntara sebelumnya cukup jauh dari tempat tinggal warga terdampak,” katanya.

Menurut Fadly Amran, Huntara Mandiri di Kapalo Koto ini melengkapi kebutuhan hunian sementara bagi warga Kecamatan Pauh. Kedekatan lokasi dengan lingkungan asal diharapkan dapat mempermudah warga dalam beraktivitas dan memulihkan kondisi sosial ekonomi mereka.

Selain penyediaan hunian sementara, Pemerintah Kota Padang juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Lahan tersebut tersebar di tiga lokasi strategis, yaitu Balai Gadang, Simpang Haru, dan Kelurahan Lambung Bukik.

Fadly Amran juga mengharapkan kesabaran masyarakat sembari menunggu realisasi pembangunan Huntap oleh Pemerintah Pusat. Fadly Amran menuturkan, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Huntap. “Kami meminta masyarakat bersabar hingga pembangunan Hunian Tetap oleh Pemerintah Pusat terealisasi. Bersama Wagub, kami terus mendorong percepatan pembangunan agar warga segera memiliki Hunian Tetap,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menjelaskan bahwa Huntara Mandiri di Kapalo Koto terdiri dari 100 unit yang diperuntukkan bagi 100 kepala keluarga. Prioritas diberikan kepada warga Kecamatan Pauh, khususnya dari Kelurahan Lambung Bukik, Koto Lua, serta Cupak Tangah.

Evi Yandri Rajo Budiman berharap Huntara ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan, fasilitas Huntara telah dilengkapi listrik, wifi, serta perlengkapan rumah tangga. “Kami berharap Huntara ini memberi kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Fasilitas Huntara telah dilengkapi listrik, wifi, serta perlengkapan rumah tangga,” ujarnya. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan warga dapat segera beradaptasi dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.