www.domainesia.com
News

Pemko Payakumbuh Ajak ASN Bersepeda demi Hemat Energi Nasional

14
×

Pemko Payakumbuh Ajak ASN Bersepeda demi Hemat Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
sekda-payakumbuh-ajak-asn-ubah-pola-mobilitas-demi-efisiensi-energi
Sekda Payakumbuh Ajak ASN Ubah Pola Mobilitas Demi Efisiensi Energi

Payakumbuh – Upaya efisiensi energi nasional kini mulai digalakkan secara konkret di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh sebagai respons atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. Fokus utama kebijakan ini adalah mendorong perubahan perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mobilitas harian, dengan mengedepankan penggunaan moda transportasi yang lebih hemat energi serta mempertimbangkan fleksibilitas pola kerja.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap gerakan penghematan energi yang dimulai dari sektor pemerintahan. Saat memimpin apel pagi di Balai Kota Payakumbuh pada Senin (06/03/2026), ia menyoroti besarnya potensi penghematan yang dapat dicapai jika ribuan ASN di lingkungan Pemko Payakumbuh mulai beralih dari kendaraan pribadi roda empat ke moda transportasi yang lebih efisien. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan, terdapat potensi penghematan energi yang signifikan dari jumlah ASN yang mencapai ribuan orang. ‘Di Pemko Payakumbuh ada lebih kurang 3.000 ASN. Kalau kita mulai bersepeda atau menggunakan angkutan umum ke kantor, berapa energi yang bisa kita hemat,’ ujarnya.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang selaras dengan kebijakan pusat. Selain mendorong penggunaan sepeda, sepeda motor, atau berjalan kaki bagi ASN yang berdomisili dekat dengan kantor, Pemko Payakumbuh juga tengah mematangkan rencana penerapan skema Work From Home (WFH). Kebijakan ini akan merujuk pada Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 dan SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ, yang mengatur pola kerja empat hari di kantor dan satu hari WFH setiap hari Jumat.

Sebagai langkah formal, Pemko Payakumbuh akan segera menerbitkan Edaran Wali Kota guna melegitimasi gerakan penghematan energi ini. Rida Ananda meneg

Payakumbuh – Upaya efisiensi energi nasional kini mulai digalakkan secara konkret di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh sebagai bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. Langkah strategis ini tidak hanya menyasar pada kebijakan operasional kantor, tetapi juga menyentuh perubahan gaya hidup para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mobilitas harian mereka.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menekankan pentingnya kontribusi kolektif dari ribuan pegawai dalam menekan konsumsi energi. Saat memimpin apel pagi di Balai Kota Payakumbuh pada Senin (06/03/2026), ia secara khusus mendorong para ASN untuk mulai beralih menggunakan sepeda atau memanfaatkan transportasi umum sebagai moda utama menuju tempat kerja. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan, langkah ini memiliki potensi dampak yang besar jika dilakukan secara masif. ‘Di Pemko Payakumbuh ada lebih kurang 3.000 ASN. Kalau kita mulai bersepeda atau menggunakan angkutan umum ke kantor, berapa energi yang bisa kita hemat,’ ujarnya.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang selaras dengan agenda penghematan energi nasional. Selain mendorong perubahan pola transportasi, pemerintah daerah juga tengah mengkaji penerapan skema kerja fleksibel atau Work From Home (WFH) bagi para ASN.

Rencana penerapan WFH tersebut akan merujuk pada regulasi pusat, yakni Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 dan SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ. Kebijakan ini nantinya akan mengatur pola kerja ASN dengan skema empat hari bekerja di kantor (Work From Office) dan satu hari bekerja dari rumah setiap hari Jumat.

Sebagai bentuk formalisasi komitmen tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh segera menerbitkan Edaran Wali Kota yang akan menjadi payung hukum bagi gerakan penghematan energi di lingkungan pemerintahan. Rida Ananda menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran individu untuk melakukan perubahan kecil yang konsisten demi mencapai efisiensi energi yang signifikan bagi daerah dan negara.