www.domainesia.com
News

Perantau Anakan Peduli Kemajuan Pembangunan Mushola Nurul Satin

110
×

Perantau Anakan Peduli Kemajuan Pembangunan Mushola Nurul Satin

Sebarkan artikel ini
perantau-anakan-peduli-kemajuan-pembangunan-mushola-nurul-satin
Perantau Anakan Peduli Kemajuan Pembangunan Mushola Nurul Satin

PESSEL – Solidaritas dari para perantau asal Kampung Anakan, Kenagarian Koto Nan Duo, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, terus mengalir sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan keagamaan di kampung halaman. Bantuan pembangunan Mushala Nurul Satin di Muaro Anakan menjadi bukti nyata kepedulian mereka terhadap kemajuan kampung halaman.

Sekretaris Jenderal DPP PKPS, Bakri M, SE MP, yang juga merupakan tokoh perantau Anakan, menjelaskan bahwa kunjungannya ke kampung halaman pada 23-25 Desember lalu tidak hanya untuk menyerahkan bantuan bagi korban banjir. Sebagai pembina Perantau Warga Anakan (PWA), ia turut menyerahkan donasi yang secara khusus dialokasikan untuk pembangunan fasilitas tempat wudhu di Mushalla Nurul Satin.

Penyerahan bantuan dana dari PWA, yang memiliki perhatian khusus terhadap kemajuan tempat ibadah, dilakukan oleh Bakri M, SE, MP, yang akrab disapa Pak BM, didampingi oleh Dr. Budi Mulyadi Dt Bandaro Sati, selaku Ketua KAN IV Koto Hilia. Keberadaan Mushalla Nurul Satin sendiri merupakan hasil swadaya masyarakat setempat, di mana lahan untuk pembangunan mushalla tersebut merupakan hibah dari seorang tokoh masyarakat.

Pak BM menekankan pentingnya dukungan terhadap kegiatan keagamaan di kampung halaman. “Kami selaku perantau yang berasal dari Warga Anakan ingin melihat kegiatan keagamaan berjalan baik sebagaimana mestinya,” jelas Pak BM.

Kondisi Mushalla Nurul Satin saat ini mencerminkan kerapian dan keindahan berkat penataan yang sederhana serta pencahayaan yang memadai. Suasana yang tenang dan khusyuk sangat terasa saat beribadah, didukung dengan fasilitas ruang wudhu dan MCK yang telah tersedia.

Pengurus Mushalla Nurul Satin menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan oleh para perantau Anakan melalui PWA. Mereka berjanji akan mengoptimalkan pemanfaatan bantuan tersebut, sehingga fungsi mushalla sebagai tempat untuk melaksanakan salat lima waktu, salat sunah, zikir, dan tadarus Al-Qur’an dapat dirasakan lebih nyaman oleh seluruh jamaah.