www.domainesia.com
News

Bank Nagari Syariah Hadir di Pekanbaru Dorong Ekonomi Riau dan Sumatera

81
×

Bank Nagari Syariah Hadir di Pekanbaru Dorong Ekonomi Riau dan Sumatera

Sebarkan artikel ini
bank-nagari-syariah-hadir-di-pekanbaru-dorong-ekonomi-riau-dan-sumatera
Bank Nagari Syariah Hadir di Pekanbaru Dorong Ekonomi Riau dan Sumatera

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya memperluas jangkauan ekonomi syariah hingga ke wilayah tetangga. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan meresmikan Kantor Fungsional Syariah Bank Nagari di Pekanbaru, Riau, pada Jumat, 12 September 2025. Peresmian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi, khususnya dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peresmian kantor yang berlokasi di Masjid Agung Ar Rahman ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari kedua provinsi. Di antaranya adalah Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kepala OJK Riau Tri Yogalaksito, Ketua IKMR Riau Marjoni, serta jajaran pimpinan Bank Nagari Cabang Pekanbaru. Acara ini mengusung tema “Amanah dalam Transaksi, Berkah Bersama Syariah,” yang mencerminkan komitmen Bank Nagari dalam menjalankan prinsip-prinsip syariah secara konsisten.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap potensi Bank Nagari Syariah dalam mendorong perekonomian di wilayah Riau dan sekitarnya. Ia meyakini bahwa kehadiran Bank Nagari Syariah di Pekanbaru akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, memperkuat pembiayaan daerah, mendukung pengembangan UMKM, serta menjadi jembatan bagi para perantau Minang di rantau. “Kehadiran Bank Nagari Syariah di Pekanbaru tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga menggerakkan potensi ekonomi di daerah dan nasional,” ujarnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pembukaan selubung logo Bank Nagari Syariah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.337. Setelah prosesi tersebut, Gubernur Mahyeldi melakukan silaturahmi dengan para calon nasabah prioritas, menegaskan bahwa perbankan syariah semakin diminati oleh berbagai lapisan masyarakat.

Apresiasi terhadap inisiatif Bank Nagari ini juga datang dari Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Ia menilai bahwa potensi pasar perbankan syariah di kota ini sangat besar, mengingat lebih dari separuh penduduk Pekanbaru merupakan perantau Minang yang memiliki preferensi terhadap layanan keuangan berbasis syariah. “Mayoritas masyarakat sudah mulai melek dengan perbankan syariah. Tren ini harus kita dorong agar semakin banyak yang beralih,” kata Markarius Anwar.

Direktur Bank Nagari, Gusti Candra, menegaskan bahwa pembukaan kantor fungsional syariah ini merupakan wujud komitmen Bank Nagari dalam memperkuat unit usaha syariah. Ia menekankan bahwa prinsip-prinsip ekonomi Islam bersifat universal dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, tanpa memandang latar belakang agama. “Kehadiran Bank Nagari Syariah sudah lama dinantikan masyarakat. Prinsip ekonomi Islam bersifat universal, bukan hanya untuk umat muslim,” ujar Gusti Candra.

Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Bank Nagari Syariah di Pekanbaru juga diungkapkan oleh Ketua Panitia, Heri. Ia melaporkan bahwa hingga saat peresmian, telah tercatat 80 rekening baru dengan total nilai Rp590 juta dan pembiayaan sebesar Rp16 miliar. Selain itu, Bank Nagari Syariah juga menjalin kerja sama dengan Yayasan Az Zuhra Group serta dua biro perjalanan haji dan umrah, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan syariah kepada masyarakat. “Data awal menunjukkan animo masyarakat cukup tinggi. Kerja sama yang terjalin akan memperluas jangkauan layanan syariah,” ucap Heri.

Kehadiran sejumlah pejabat daerah dalam acara peresmian tersebut, termasuk Wakil Bupati Solok, Candra; Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra; serta jajaran Asisten dan Kepala Dinas dari Pemprov Sumbar, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi syariah di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara nasional.