Padang – Masjid Ar-Raudhah di Kampung Lapai, Kota Padang, sukses menyelenggarakan Pesantren Ramadhan yang melibatkan partisipasi lintas generasi, menandai keberhasilan program Smart Surau yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota. Kegiatan ini menjadi sorotan karena berhasil merangkul 75 pelajar dan 42 lansia dalam serangkaian aktivitas keagamaan.
Penyelenggaraan Pesantren Ramadhan di Masjid Ar-Raudhah mencapai klimaksnya dengan acara penutupan yang berlangsung meriah pada Ahad malam, 15 Maret 2026. Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar generasi serta meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan masyarakat. Ketua Masjid Ar-Raudhah, Drs H Firdaus Ilyas, MM, yang didampingi oleh Wakil Ketua Syarbaini, Bendahara Oslan M.Noer, dan Ketua BKMT Nurisma, menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran dan kesuksesan acara tersebut. Drs H Firdaus Ilyas, MM mengatakan, acara penutupan berjalan lancar dan sukses. “Alhamdulillh, acara penutupan kegiatan Pesantren Ramadhan Masjid Ar-raudhah telah dilaksanakan, Ahad, 15 Maret 2026, tadi malam. Prosesi penutupan memberikan kesan yang menyenangkan karena kegiatan berjalan dengan baik sukses,” ujarnya.
Sebagai wujud penghargaan atas partisipasi aktif, seluruh peserta Pesantren Ramadhan menerima sertifikat sebagai simbol apresiasi atas dedikasi dan semangat dalam mengikuti kegiatan. Penyerahan sertifikat kepada peserta lansia dilakukan langsung oleh Ketua Masjid Ar-Raudhah, sebagai bentuk penghormatan atas semangat belajar dan kontribusi mereka dalam memajukan pendidikan non-formal di lingkungan masjid.
H Firdaus Ilyas menekankan bahwa keterlibatan lansia dalam Pesantren Ramadhan tahun ini merupakan tonggak sejarah dalam pengembangan pendidikan non-formal di lingkungan masjid. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para lansia untuk memperdalam praktik ibadah dan kajian Alquran. H Firdaus Ilyas mengatakan, pesantren ini menjadi wadah bagi lansia untuk memperdalam ilmu agama. “Pesantren Ramadhan tahun 2026 tidak hanya dari kalangan pelajar, tetapi dari kalangan Lansia. Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan, para lansia dapat mendalami berbagai praktek ibadah dan kajian Alquran,” katanya.
Acara penutupan pesantren ini dihadiri oleh jajaran pengurus Masjid Ar-Raudhah, perwakilan dari Rukun Tetangga/RW, serta anggota masyarakat setempat, yang menunjukkan dukungan dan antusiasme yang besar terhadap kegiatan keagamaan yang inklusif ini. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini mencerminkan keberhasilan masjid dalam membangun sinergi dengan lingkungan sekitar serta menciptakan ruang bagi semua kalangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.







