www.domainesia.com
News

AHY Mendorong PU Percepat Realisasi Program Perkotaan Terintegrasi Bukittinggi

78
×

AHY Mendorong PU Percepat Realisasi Program Perkotaan Terintegrasi Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
kominfra-ahy-dorong-kementrian-pu-realisasikan-program-pengembangan-perkotaan-nasional-untuk-kota-bukittinggi
Kominfra AHY Dorong kementrian PU Realisasikan Program Pengembangan Perkotaan Nasional Untuk Kota Bukittinggi

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi tengah berupaya merealisasikan program pengembangan perkotaan yang terintegrasi dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kominfra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kantor Kemenkominfra, Kamis, 15 Januari 2026. Pertemuan ini menyoroti komitmen pemerintah pusat dalam mendukung inisiatif daerah untuk menciptakan kota yang lebih baik.

Program ini merupakan bagian dari National Urban Development Project (NUDP), sebuah inisiatif strategis yang menunjuk Bukittinggi sebagai salah satu dari sepuluh kota percontohan di Indonesia pada tahun 2025. NUDP memiliki visi untuk mewujudkan kota yang terintegrasi, sejahtera, dan layak huni melalui sinergi perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah. Fokus utama dari program ini adalah penyusunan rencana induk (Integrated City Planning/ICP) yang menekankan pada pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta tata kelola perkotaan yang efektif.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyambut baik terpilihnya Bukittinggi sebagai salah satu kota prioritas dalam program ICP. Ia menjelaskan bahwa Bukittinggi, sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), memegang peranan penting dalam mendukung sektor pariwisata, perkebunan, pertanian, dan industri, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.

Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa bangganya atas penunjukan ini. “Menjadi salah satu dari 10 Kota Prioritas ICP, tentu membuat kita bangga. Ini kesempatan yang haris kita maksimalkan karena Bukittinggi merupakan kawasan perkotaan dengan keunggulan pariwisata yang mendukung pelestarian warisan budaya. Nantinya akan ada kegiatan pembangunan dalam rangka pelayanan publik yang meliputi kawasan Jam Gadang, Pasar Atas dan Pasar Bawah, Jalan Sudirman, Lapangan Wirabraja dan sejumlah titik lainnya,” ujarnya.

Pada tahun 2025, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum telah merampungkan perencanaan Rencana Pengembangan Kawasan Prioritas. Hasil dari perencanaan tersebut menunjuk kawasan Pasar Simpang Aur dan Koridor Jalan Sudirman sebagai area percontohan yang akan dikembangkan menjadi koridor ekonomi kreatif berbasis warisan budaya, dengan dukungan terhadap seni, kuliner, dan retail dalam ruang publik yang dinamis.

Wali Kota Ramlan menjelaskan potensi dampak positif program ini bagi Bukittinggi. “Ini peluang baik bagi kita untuk semakin meningkatkan dan mempercantik wajah Kota Bukittinggi. Tujuannya apa? Agar semakin banyak kunjungan, tentunya berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat. Nah, pekerjaannya ini tentu nilainya besar, tapi sesuai rencananya, biayanya dibantu oleh Bank Dunia,” jelas Ramlan.

Pembangunan terintegrasi ini membutuhkan investasi yang signifikan. Namun, mengingat statusnya sebagai program nasional, pendanaan akan didukung oleh pemerintah pusat melalui kerjasama dengan Bank Dunia. Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum akan bertindak sebagai Executing Agency (EA) untuk proyek NUDP ini, memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Lebih lanjut, Ramlan Nurmatias menjelaskan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk merealisasikan program ini. “Untuk implementasi dari Rencana Pengembangan Kawasan tersebut, kami hari ini (Kamis) menemui Menteri Koordinator Infrastruktur Pembangunan Kawasan, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, Deputi Tata Ruang Kemenko IPK dan Staf Khusus Kemenko IPK. Selanjutnya untuk rencana implementasinya, sesuai arahan Bapak Menko, akan dilaksanakan rapat koordinasi dalam waktu dekat dengan Kementerian PU dan mendorong program ini segera direalisasikan,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Bukittinggi didampingi oleh Kepala Bappelitbangda, Ade Mulyani, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Rahmat AE, yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dan merealisasikan program pengembangan perkotaan ini. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Bukittinggi untuk mewujudkan visi kota yang modern, berbudaya, dan berkelanjutan.