Mentawai – KONI Kepulauan Mentawai kini memiliki kepengurusan antar waktu baru untuk periode 2025-2029 setelah resmi disahkan dan dilantik KONI Sumatera Barat. Ali Nurdin dipercaya memimpin organisasi itu, dengan harapan mampu mendorong kebangkitan olahraga di daerah kepulauan tersebut.
Pengesahan kepengurusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Ketua Umum KONI Sumbar Nomor 38 Tahun 2026 yang ditandatangani Hamdanus, S.Fil.I., MSi. Perubahan struktur dilakukan untuk memperkuat efektivitas organisasi dalam pembinaan olahraga di Mentawai.
Dalam susunan kepengurusan baru, Ali Nurdin dibantu lima wakil ketua, yakni Darling Berisigep, S.Sos, Yulianus Iwan Purwanto, SH, Marcelinus Jumiranto, SH, Ijonti Taileleu, S.Th, dan Arif Rahmad Daud, S.Pd. Hasudungan ditetapkan sebagai sekretaris umum, sedangkan Puji Pahlawani Tampubolon, S.Pd., M.Pd. menjabat bendahara umum.
Struktur organisasi juga diperkuat dengan 10 bidang strategis. Bidang Prestasi dan Kompetisi dipimpin Josep Sagari, sementara Bidang Media dan Humas diketuai Rahmat Hidayat, M.Pd. Pengawasan internal berada di bawah Badan Audit Internal yang dipimpin Marhel Saogo, SH., MH.
Prosesi pelantikan turut dihadiri jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Rinto Wardana, Wakil Bupati Jakob Saguruk, Ketua DPRD Ibrani Sababalat, dan Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno Wibowo.
Dalam sambutannya, Hamdanus menilai Mentawai memiliki peluang besar melahirkan atlet berprestasi meski menghadapi tantangan geografis. Ia meminta pengurus baru segera menyusun sistem pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.
“Mentawai harus membangun fondasi olahraga yang kuat, dari pembinaan usia dini hingga peningkatan kualitas kompetisi,” kata Hamdanus.
Ali Nurdin menyebut pengurus langsung bergerak mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Ia menegaskan ajang tersebut menjadi target utama KONI Mentawai.
“Kami menjadikan Porprov 2026 sebagai target utama. Konsolidasi cabang olahraga akan segera dilakukan, mulai dari pemetaan atlet potensial, pemusatan latihan, hingga peningkatan kualitas pelatih,” ujarnya.
Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh pembinaan olahraga di bawah KONI. Dukungan itu, kata dia, mencakup anggaran, pembinaan, serta sarana dan prasarana.
“Pemerintah daerah akan all out mendukung KONI, baik dari sisi anggaran, pembinaan, maupun penyediaan sarana dan prasarana. Kita ingin Mentawai tidak hanya ikut, tapi mampu berprestasi,” tegas Rinto.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan olahraga berjalan konsisten. Rinto menambahkan, Porprov 2026 harus menjadi ajang pembuktian bahwa Mentawai mampu bersaing di tengah keterbatasan sebagai daerah kepulauan.
“Ini bukan sekadar ajang olahraga, tapi soal harga diri daerah. Kita harus tampil dan memberi hasil terbaik,” katanya.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan pemerintah daerah, Mentawai menargetkan peningkatan prestasi pada Porprov 2026. Formasi baru ini diharapkan menjadi langkah awal pembenahan besar untuk membawa olahraga Mentawai naik kelas di Sumatera Barat.





