Padang – Turnamen tenis Executive Iwan Tennis Club Session 6 bertema “The New Era Begins” ditutup dengan hasil tak biasa di Lapangan Tenis Disperindag Sumbar, Sabtu (9/8/2026) malam. Dua tim, Bravo dan Crown, sama-sama keluar sebagai juara pertama setelah mengumpulkan poin identik.
Kepastian itu terjadi usai laga terakhir yang dimenangkan Bravo 6-1 atas pasangan Andriana/Nurul saat menghadapi Mami Ong/Def dari Crown. Hasil tersebut membuat kedua tim mengunci total 11 poin.
Ketua Pembina Iwan Tennis School, Setiawan atau akrab disapa Om Iwan, kemudian menetapkan keduanya sebagai juara bersama. Sejak awal pertandingan, Bravo dan Crown memang terus saling kejar angka.
Pada babak pertama, kedua tim sama-sama meraih 4 poin. Situasi serupa berlanjut di babak kedua, lalu keduanya kembali menambah 3 poin pada babak ketiga.
Persaingan ketat juga terjadi antara Approved dan Dropshot. Keduanya sama-sama mengumpulkan 2 poin pada dua babak awal.
Namun pada babak ketiga, Approved tampil lebih baik dengan tambahan 4 poin. Hasil itu menempatkan Approved di posisi ketiga dengan 8 poin, sedangkan Dropshot berada di peringkat keempat dengan 6 poin.
Di hadapan peserta berbaju ungu, Setiawan menegaskan penentuan juara turnamen ini berbeda dari ajang pada umumnya. Ia menyebut formatnya unik karena menghasilkan gelar bersama.
“Kenapa saya katakan sangat aneh? Kalau di tempat lain ada juara satu, ada juara dua, juara tiga, juara empat itu bersama, tapi di ITS pada Turnamen Eksekutif Session 6 juara 1-nya bersama,” ujarnya saat mengumumkan pemenang.
Turnamen ini diikuti 48 peserta dari empat klub dengan sistem perebutan poin. Format tersebut membuat penentuan akhir tidak mengacu pada satu pemenang tunggal.
Penutupan acara diawali laporan Ketua Panitia Vyndo Dollin, lalu sambutan sekaligus penutupan resmi oleh Ketua PELTI Kota Padang, Prof. Dr. Ahmad Wira. Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya menjaga kekompakan lewat olahraga tenis.
“Kita mesti menjaga kekompakan, nah di situlah olahraga tenis bagi kita adalah olahraga yang paling tepat,” katanya.
Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh peserta, baik yang juara maupun yang belum berhasil meraih gelar. Menurut dia, semua peserta tetap menjadi bagian dari kebersamaan dalam turnamen tersebut.
“Untuk itu kepada sang juara kita ucapkan selamat dan yang belum juara juga kita ucapkan selamat karena sama-sama sudah mengikuti dan kita semua sama-sama menikmati tenis ini. Jadi tidak ada yang lebih. Karena yang menang dan itu yang kebetulan ya kan,” ujarnya.
Ucapan itu disambut tepuk tangan para peserta yang berbaris rapi di lapangan. Di sekitar arena, spanduk sponsor Metro Tennis Terminal, Wardah, dan Bebas Belanja Padang masih terpasang.
Ahmad Wira berharap semangat kebersamaan itu berlanjut pada kegiatan berikutnya. Ia lalu menutup acara dengan harapan para peserta kembali berprestasi di turnamen selanjutnya.
“Kebetulan ya kan. Nah mudah-mudahan besok yang belum juara akan juara, yang juara hari ini tetap mempertahankan juaranya. Semangat selalu dan dengan membacakan alhamdulillah hirabbil alamin, Kejuaraan Tenis Eksekutif Iwan Tennis Club kita tutup. Mohon maaf, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tuturnya.
Penutupan berlangsung khidmat di bawah sorotan lampu lapangan. Lebih dari 48 peserta putra dan putri berjersey ungu dan rok putih kemudian berbaris rapi sebelum menerima medali dan berfoto bersama.





