News

Annisa Salurkan Bantuan Gizi bagi 251 Ibu di Dharmasraya

61
×

Annisa Salurkan Bantuan Gizi bagi 251 Ibu di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
ercepat-generasi-emas,-bupati-annisa-berikan-bantuan-gizi-bagi-251-ibu-di-dharmasraya
ercepat Generasi Emas, Bupati Annisa Berikan Bantuan Gizi bagi 251 Ibu di Dharmasraya

Koto Salak – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyalurkan bantuan Tahap III Program Permakanan bagi ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Koto Salak, Selasa (21/7/2026), sebagai upaya memperbaiki gizi warga yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dan menekan stunting sejak dini.

Pada tahap ketiga ini, sebanyak 251 penerima tercatat mendapatkan bantuan di seluruh Dharmasraya. Di Kecamatan Koto Salak, bantuan diserahkan kepada 17 orang, terdiri dari 13 ibu hamil dan 4 ibu menyusui.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengatakan program itu menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah membangun sumber daya manusia unggul sejak dalam kandungan. “Bantuan ini merupakan komitmen kami membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh optimal untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurut dia, pembangunan manusia menjadi prioritas utama sekaligus fondasi kemajuan Dharmasraya.

Annisa menyebut pencegahan stunting sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang. Tahun ini, program tersebut diprioritaskan untuk masyarakat kategori desil 1 dan 2 karena keterbatasan fiskal daerah.

“Jika kondisi keuangan daerah membaik, cakupan program ini akan diperluas hingga menyasar masyarakat pada desil 5,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau warga yang memenuhi kriteria penerima agar aktif melapor ke pemerintah nagari, kader Posyandu, atau Puskesmas. Langkah itu dinilai penting agar bantuan tersalurkan lebih tepat sasaran.

Kepala Dinsos P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, mengatakan total penerima manfaat program ini mencapai 622 orang di seluruh kecamatan. Rinciannya, 549 ibu hamil dan 73 ibu menyusui dengan kondisi KEK.

Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan bertahap sejak masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan. Pemerintah daerah berharap pemenuhan nutrisi tersebut dapat melahirkan bayi sehat dan mempercepat penurunan angka stunting di Dharmasraya.