www.domainesia.com
News

BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sumatera Barat, Warga Diminta Waspada!

92
×

BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sumatera Barat, Warga Diminta Waspada!

Sebarkan artikel ini
cuaca-sumbar-23-februari-2026,-hujan-lebat-dan-angin-kencang-ancam-sejumlah-wilayah-sumbar
Cuaca Sumbar 23 Februari 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Sumbar

Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Minangkabau (BIM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Peringatan yang dirilis pada Minggu, 23 Februari 2026, pukul 17.20 WIB, mengindikasikan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir, serta angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 17.30 WIB.

Sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat telah diidentifikasi sebagai wilayah yang berpotensi terdampak oleh kondisi cuaca ekstrem ini. BMKG secara spesifik menyebutkan beberapa wilayah di Kabupaten Tanah Datar, termasuk X Koto, Batipuh, Sungayang, Sungai Tarab, Pariangan, Salimpauang, dan Tanjuang Baru, sebagai area yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, Kabupaten Padang Pariaman juga diperkirakan akan mengalami dampak serupa, terutama di wilayah V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, IV Koto Aur Malintang, Padang Sago, V Koto Timur, 2×11 Kayu Tanam, dan Patamuan. Kabupaten Agam juga tidak luput dari perhatian, dengan wilayah Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Tanjung Raya, Baso, Ampek Nagari, dan Malalak masuk dalam daftar potensi terdampak.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang mencakup wilayah Suliki, Guguak, Payakumbuh, Harau, Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, Gunuang Omeh, Mungka, Bukik Barisan, dan Akabiluru. Kabupaten Pasaman juga diperkirakan akan mengalami kondisi serupa di wilayah Bonjol, Tigo Nagari, dan Simpang Alahan Mati. Sementara itu, Kabupaten Pasaman Barat, khususnya wilayah Kinali dan sekitarnya, juga perlu bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem.

BMKG juga menginformasikan bahwa potensi dampak cuaca buruk ini dapat meluas ke wilayah lain di Sumatera Barat. Di Kabupaten Solok, wilayah Danau Singkarak dan Junjung Sirih diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Perluasan potensi hujan juga diperkirakan akan terjadi di Kabupaten Tanah Datar, mencakup wilayah Lima Kaum, Tanjung Emas, Lintau Buo Utara, dan Batipuah Selatan. Kabupaten Padang Pariaman juga berpotensi mengalami perluasan dampak cuaca di wilayah Lubuk Alung, 2×11 Enam Lingkuang, VII Koto Sungai Sarik, Sungai Limau, Batang Gasan, dan Enam Lingkung. Kabupaten Agam juga diperkirakan akan mengalami perluasan dampak cuaca di wilayah Palupuh, Pelembayan, dan Kamang Magek.

Kabupaten Lima Puluh Kota juga berpotensi mengalami perluasan dampak cuaca di wilayah Luak, Lareh Sago Halaban, dan Situjuah Limo Nagari. Kota Padang Panjang juga perlu meningkatkan kewaspadaan di wilayah Padang Panjang Timur dan Padang Panjang Barat. Kota Payakumbuh juga termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak, meliputi Payakumbuh Barat, Payakumbuh Utara, Payakumbuh Timur, Lamposi Tigo Nagori, dan Payakumbuh Selatan.

BMKG BIM memprediksi bahwa kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga pukul 19.30 WIB. Oleh karena itu, BMKG BIM mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah-wilayah yang telah disebutkan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan. BMKG BIM menyampaikan, “Hujan sedang hingga lebat berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat kami imbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, pohon tumbang, dan jarak pandang terbatas.”