www.domainesia.com
News

PSTI Sumbar Dilantik, Langsung Bidik Emas PON 2028

3
×

PSTI Sumbar Dilantik, Langsung Bidik Emas PON 2028

Sebarkan artikel ini
pengurus-psti-sumbar-2025-2029-dilantik,-wujudkan-mimpi-raih-medali-emas-di-pon
Pengurus PSTI Sumbar 2025-2029 Dilantik, Wujudkan Mimpi Raih Medali Emas di PON

Padang – Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sumatera Barat periode 2025-2029 resmi dilantik di Padang, Sabtu (2/5/2026). Usai pelantikan, kepengurusan yang dipimpin Ermizen langsung mendapat pesan agar menjaga kekompakan internal dan memusatkan perhatian pada target prestasi, termasuk emas di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pelantikan itu dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus dan Ketua PB PSTI pusat DR Suryanto.

Ermizen menegaskan, pengurus yang baru dilantik harus bergerak dengan satu komando dan tidak membentuk kelompok-kelompok di dalam organisasi. Ia meminta seluruh jajaran mengutamakan loyalitas serta kebersamaan.

“Jangan pernah ada blok-blok di tubuh kepengurusan PSTI Sumbar ke depan,” ujar Ermizen.

Menurutnya, pengurus tidak cukup hanya tercatat namanya, tetapi harus aktif terlibat dalam setiap kegiatan organisasi. Ia menekankan PSTI Sumbar perlu bergerak bersama untuk membesarkan sepak takraw di daerah itu sekaligus mencetak prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Ermizen juga memasang target lebih tinggi di PON. Selama ini, kata dia, Sumbar masih mentok di medali perak.

Di sisi lain, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menilai Pengprov PSTI Sumbar punya peluang besar untuk mewujudkan target tersebut pada PON NTB-NTT 2028. Ia berharap Sumbar mampu menembus 10 besar pada ajang itu.

“Kita harapkan, di PON NTB-NTT XXII 2028 nanti Sumbar bisa masuk ke 10 besar,” ujar Hamdanus.

Ia menyebut sepak takraw sebagai salah satu cabang olahraga yang dekat dengan masyarakat karena berakar dari permainan tradisional sepak rago.

Sementara itu, Ketua PB PSTI pusat DR Suryanto mengatakan PSTI dan KONI Sumbar sama-sama menaruh harapan besar pada medali emas di PON. Menurut dia, peluang itu terbuka pada PON NTB-NTT 2028.

“Mudah-mudahan medali emas itu bisa dicapai di PON NTB-NTT 2028,” kata Suryanto.

Ia menambahkan, prestasi sepak takraw tidak semestinya berhenti di level nasional, melainkan juga harus menembus pentas internasional. Bulan ini, kata dia, ada kejuaraan dunia sepak takraw di Malaysia yang melibatkan atlet Sumbar, Rio Zuli Wanda, sebagai tekong.

Ke depan, PB PSTI juga berencana menggelar liga sepak takraw nasional seperti cabang olahraga lain untuk mendongkrak prestasi. Selain itu, pengurus provinsi diminta lebih aktif mengadakan turnamen kelompok umur secara berjenjang dan berkelanjutan.