Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berencana mempercepat proses pencairan anggaran untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan prestasi olahraga di daerah tersebut. Keputusan ini didasari oleh evaluasi positif terhadap program-program terukur yang telah diimplementasikan oleh KONI Sumbar sejak awal tahun.
Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur Musa, menyampaikan apresiasi atas kinerja KONI Sumbar saat membuka kegiatan tes kemampuan atlet Sumbar. Mahdianur Musa mengatakan, pihaknya melihat adanya kesungguhan dalam menjalankan program. “Pengurus KONI Sumbar saat ini sangat aktif menjalankan program secara terukur dan memiliki output yang jelas. Kami kira pencairan anggarannya bisa dipercepat,” ucapnya.
Mahdianur Musa juga menyoroti penurunan prestasi olahraga Sumbar dalam dua edisi terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON). Penurunan perolehan medali pada PON Papua 2021 dan PON Aceh-Sumut menjadi perhatian khusus, mengingat prestasi gemilang yang diraih pada PON 2016 Jawa Barat, di mana Sumbar berhasil mengumpulkan 14 medali emas. Oleh karena itu, Dispora Sumbar memberikan dukungan penuh terhadap upaya KONI Sumbar dalam meningkatkan kembali prestasi olahraga di Ranah Minang.
Dengan melihat semangat juang yang tinggi dari para atlet, pelatih, dan pengurus KONI Sumbar, Mahdianur Musa menyatakan optimisme terhadap peningkatan prestasi pada PON NTB-NTT 2028. Selain itu, ia juga menyinggung keberhasilan tiga atlet Sumbar yang berhasil meraih prestasi di Sea Games 2025 serta kejuaraan internasional lainnya. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi atlet-atlet lainnya.
Mahdianur Musa menekankan, manajemen atlet yang baik merupakan faktor kunci dalam mencapai keberhasilan. “Tantangan atlet adalah meraih medali di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Itu indikator utama keberhasilan atlet. Tantangan KONI dan Dispora adalah bagaimana memanajemen atlet dengan baik. Jika atlet gagal, maka Dispora dan KONI juga gagal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mahdianur Musa menyoroti pentingnya memberikan perhatian terhadap masa depan atlet. Ia mengusulkan agar atlet berprestasi di PON mendapatkan apresiasi yang setara dengan atlet berprestasi di tingkat nasional. Menurutnya, para atlet berprestasi ini layak untuk direkrut menjadi pegawai di berbagai dinas, kementerian, lembaga, BUMN, dan BUMD. Mahdianur Musa menambahkan, perhatian terhadap orang tua atlet juga penting. “Kedepan ini menjadi perhatian kita bersama hendaknya memberikan masa depan bagi mereka. Terimakasih kepada orangtua atlet yang sudah mencetak anak-anak untuk menjadi atlet andalan,” ujarnya.
Dekan FIK UNP, Prof. Nurul Ihsan, menyatakan komitmennya untuk mendukung KONI Sumbar dalam upaya meningkatkan prestasi atlet. Pihaknya siap menyediakan fasilitas, tenaga, dan pikiran agar olahraga Sumbar dapat kembali bersaing di tingkat nasional dan internasional. Nurul Ihsan mengakui, prestasi olahraga Sumbar mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Ia mencontohkan, dahulu Sumbar sering mengirimkan atlet ke ajang Sea Games, namun saat ini hanya tiga atlet yang berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia.
Nurul Ihsan menekankan pentingnya penyelenggaraan berbagai event olahraga sebagai sarana untuk menemukan dan mengembangkan atlet-atlet berpotensi. Nurul Ihsan menegaskan, dukungan terhadap penyelenggaraan event olahraga sangat penting. “Ini semua karena Sumbar minim iven. Seperti adanya Porprov ini, harapan kita bersama bagaimana lahir atlet bertaraf nasional maupun internasional. Harus kita dukung Porprov ini bersama-sama,” tegasnya. Ia juga meyakini bahwa kegiatan tes atlet yang diselenggarakan oleh KONI Sumbar bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga sebagai alat ukur untuk mengetahui kesiapan atlet. “Mungkin tahun 2025 lalu kita hanya mendapat tiga medali di Sea Games. Tapi saya yakin Sea games 2027 Sumbar lebih banyak lagi mengutus atlet mewakili Indonesia untuk mendulang medali,” harapnya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak terhadap kemajuan olahraga Sumbar. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tes kemampuan atlet yang meliputi tes fisik, psikotes, dan tes kesehatan merupakan wujud keseriusan KONI Sumbar dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk berbagai ajang. Hamdanus menuturkan, persiapan yang matang akan membuahkan hasil yang baik. “Dengan persiapan yang panjang untuk menghadapi kalender multi iven 2026-2027 seperti Porwil Kepri, Babak Kualifikasi PON, PON Beladiri 2026 dan 2027, kami yakin akan banyak atlet kita yang lolos ke ajang PON 2028,” pungkasnya.







