www.domainesia.com
News

Dony Oskaria Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Membaik

10
×

Dony Oskaria Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Membaik

Sebarkan artikel ini
dony-oskaria-puji-pertumbuhan-ekonomi-sumbar,-sebut-capaian-mahyeldi-vasko-signifikan
Dony Oskaria Puji Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Sebut Capaian Mahyeldi-Vasko Signifikan

Padang – Dony Oskaria menyambut membaiknya pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada awal 2026. Pejabat tinggi BUMN asal Tanjung Alam, Tanah Datar itu menilai perbaikan ekonomi di daerah kelahirannya mulai menunjukkan arah yang lebih baik setelah sebelumnya sempat beberapa kali ia kritik.

Dony menyebut kenaikan angka pertumbuhan ekonomi Sumbar sebagai kabar positif yang perlu dijaga bersama. “Saya kritik keras selama ini karena saya sayang provinsi kampung halaman. Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS, angka Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sumbar naik. Saya memuji dan berharap tren PE Sumbar setiap bulan naik terus,” ujar Dony Oskaria di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Ia juga menilai kinerja Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy ikut berperan dalam capaian tersebut. Dony berharap laju ekonomi Sumbar terus naik, bahkan dapat menyamai atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kuncinya adalah kerja keras seluruh pemimpin Sumbar, dan hasilnya semakin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumbar,” katanya.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumatera Barat pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,02 persen secara tahunan atau year-on-year. Pertumbuhan di atas 5 persen itu ditopang rehabilitasi infrastruktur pascabencana serta meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Capaian ini jauh lebih baik dibanding 2025, saat pertumbuhan ekonomi Sumbar sempat menjadi yang terendah di Sumatera dengan angka 3,94 persen. Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran dan mendorong gerakan “Sumbar Bangkit” untuk memulihkan sektor UMKM dan pariwisata.

Perbaikan mulai terlihat sejak akhir 2025. Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) regional tercatat mencapai 6,83 persen.

Meski tumbuh positif, ekonomi Sumbar pada Triwulan I 2026 masih berada di bawah capaian nasional yang mencapai 5,6 persen. Sejumlah faktor tetap diperkirakan menjadi penopang, mulai dari rehabilitasi infrastruktur pascabencana, konsumsi rumah tangga, hingga penguatan komoditas unggulan seperti CPO dan gambir.

Dari sisi ketenagakerjaan, data Agustus 2024 menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Sumbar berada di level 70,28 persen. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 5,75 persen.

Ke depan, pembangunan infrastruktur, termasuk kelanjutan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Padang-Sicincin, diperkirakan kembali mendorong pertumbuhan ekonomi daerah itu.