www.domainesia.com
News

Padang Pacu Kuliner untuk Raih Status UNESCO 2027

21
×

Padang Pacu Kuliner untuk Raih Status UNESCO 2027

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-percepat-persiapan-jadi-kota-gastronomi-unesco,-fokus-kuliner-lokal
Pemko Padang Percepat Persiapan Jadi Kota Gastronomi UNESCO, Fokus Kuliner Lokal

Padang – Pemerintah Kota Padang mempercepat penguatan subsektor kuliner sebagai penopang utama pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Langkah itu dibahas dalam kunjungan kerja Wali Kota Padang Fadly Amran bersama delegasi ke Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut Adendum Berita Acara Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang menggeser fokus pengembangan dari seni pertunjukan ke kuliner. Perubahan arah ini ditempuh untuk memantapkan kesiapan Kota Padang sebagai perwakilan Indonesia dalam jejaring Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network pada kategori City of Gastronomy tahun 2027.

Fadly menegaskan kuliner Padang bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. Ia mengatakan, pemerintah daerah harus bergerak cepat agar target itu bisa dicapai.

“Kuliner kita bukan cuma soal rasa, tetapi juga lokomotif ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kita harus melakukan persiapan matang dan aksi nyata agar Padang siap menjadi City of Gastronomy UNESCO di tahun 2027,” kata Fadly seusai pertemuan.

Menurut dia, percepatan program ini melibatkan unsur pentahelix yang terdiri atas pemerintah, pakar, pelaku usaha, komunitas, dan praktisi. Sejumlah tokoh juga hadir dalam audiensi itu, di antaranya Dewan Pakar Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Haris Satria dan Ramani yang mewakili komunitas kuliner lokal.

Dukungan terhadap langkah tersebut juga datang dari unsur legislatif. Rombongan pendamping terdiri atas Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria, Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra, dan Anggota DPRD Kota Padang Argi Putra Finalo.

Kehadiran para wakil rakyat itu menunjukkan komitmen parlemen dalam mendukung regulasi dan penganggaran untuk pengembangan ekosistem kreatif di daerah. Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, mengatakan kesiapan daerah tidak lepas dari kolaborasi dengan pelaku usaha kuliner di tingkat akar rumput.

“Kami di dinas pariwisata bersama teman-teman dari komunitas kuliner dan dewan pakar siap mengawal proses ini dari hulu ke hilir. Dukungan penuh dari kementerian serta jajaran legislatif pada hari ini menjadi dorongan moral dan teknis yang sangat besar bagi kelancaran program kami di daerah,” ujar Yenni.