Padang – Pemerintah Kota Padang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terus berupaya mempererat sinergitas dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Upaya ini diwujudkan melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang dihadiri oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam rangka penutupan masa sidang III dan pembukaan masa sidang I tahun 2025. Acara tersebut diselenggarakan di ruang sidang utama DPRD Kota Padang pada hari Kamis (28/8/2025).
Fokus utama dalam rapat paripurna kali ini adalah evaluasi kinerja legislatif dan eksekutif serta proyeksi program kerja yang akan datang. Wali Kota Fadly Amran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara DPRD Kota Padang dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai bahwa kerja sama yang solid ini sangat krusial dalam mendukung proses penyusunan hingga penetapan berbagai Peraturan Daerah (Perda) yang dibutuhkan untuk pembangunan kota. Hingga akhir masa sidang III, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD telah berhasil menetapkan sembilan Perda dan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
Wali Kota Fadly Amran menekankan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan modal penting dalam menghadapi masa sidang berikutnya. “Kami berterima kasih kepada DPRD Kota Padang dan semua pihak yang menyukseskan penyusunan Ranperda hingga penetapan Perda. Ke depan, kolaborasi perlu terus diperkuat, karena tantangan pembangunan akan semakin berat, terutama dalam hal efisiensi anggaran,” ujarnya.
Selain membahas mengenai sinergi antara pemerintah kota dan DPRD, Wali Kota Fadly Amran juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya meraih penghargaan Adipura. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah semata.
Untuk itu, Fadly Amran mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami optimis meraih Adipura, namun ini harus menjadi kerja kolektif. Mari mulai dari rumah masing-masing dengan memilah sampah, mengurangi sampah ke TPA, serta tidak membakar atau membuang sampah sembarangan. Kesadaran inilah yang akan menjadi penentu keberhasilan kita,” ungkap Fadly.
Lebih lanjut, Wali Kota Padang menyampaikan bahwa secara nasional, tingkat pengelolaan kebersihan Kota Padang sudah tergolong tinggi. Namun demikian, partisipasi aktif dari masyarakat tetap harus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. “Alhamdulillah kita sudah sangat baik dalam penilaian, tetapi perlu ditopang oleh kesadaran harian setiap warga. Tiada hari tanpa menjaga lingkungan sekitar,” tutup Fadly. Dengan demikian, Pemerintah Kota Padang berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan dan partisipatif.







