www.domainesia.com
News

Rida Ananda Ajak ASN Payakumbuh Hemat Energi, Pilah Sampah

4
×

Rida Ananda Ajak ASN Payakumbuh Hemat Energi, Pilah Sampah

Sebarkan artikel ini
rida-ananda-dorong-budaya-hemat-energi-dan-pengelolaan-sampah-berkelanjutan
Rida Ananda Dorong Budaya Hemat Energi dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh meminta aparatur sipil negara lebih disiplin menerapkan hemat energi dan memperkuat pengelolaan sampah dari rumah tangga. Imbauan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, saat apel pagi di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (20/04/2026).

Rida mengatakan, langkah efisiensi energi di lingkungan pemerintah sudah diatur dalam edaran Wali Kota Payakumbuh yang mengikuti arahan pemerintah pusat. Dalam aturan itu, ASN diminta menggunakan kendaraan roda dua saat berangkat kerja setiap Rabu dan, bila memungkinkan, bersepeda.

Bahkan, untuk setidaknya satu hari dalam sepekan, seperti Jumat, ASN didorong datang ke kantor dengan sepeda.

“Kebijakan ini harus dijalankan secara konsisten sebagai komitmen bersama menekan konsumsi energi di lingkungan pemerintah,” kata Rida.

Ia juga menegaskan kebijakan work from home (WFH) harus tetap dijalankan secara produktif. Menurut dia, WFH bukan berarti libur bekerja.

“WFH bukan berarti libur bekerja. Kami minta yang melaksanakan WFH tetap produktif dan menjalankan tugas secara maksimal dari rumah,” ujarnya.

Menurut Rida, efisiensi energi semakin mendesak di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, ia mengajak ASN menyesuaikan pola penggunaan energi agar lebih hemat.

Dalam kesempatan itu, Rida juga mengapresiasi sejumlah ASN yang sudah lebih dulu menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Ia menyebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Kurniawan Syah Putra, sebagai contoh karena mulai bersepeda ke kantor.

Penghargaan serupa juga disampaikan kepada Kepala Bagian Umum Setdako Payakumbuh, Ulfakhri, serta Refnisia, Analis Keuangan Pusat dan Daerah Madya pada Badan Keuangan Daerah, yang mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos.

“Ini contoh yang patut ditiru. Hal-hal sederhana seperti bersepeda ke kantor dan mengolah sampah dari rumah tangga memiliki dampak besar jika dilakukan bersama-sama,” kata Rida.

Selain soal efisiensi energi, Rida juga menyoroti kebersihan dan pengelolaan sampah di Payakumbuh. Ia menyebut pemerintah saat ini tidak lagi mengizinkan penggunaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara konvensional.

“Sekarang kita hanya mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Karena itu, kami minta sebelum membuang sampah agar dipilah terlebih dahulu, sehingga yang dibuang benar-benar sampah yang tidak bisa diolah kembali,” katanya.

Ia meminta ASN dan masyarakat memaksimalkan pengolahan sampah dari rumah tangga, termasuk mengolah sampah organik menjadi kompos.

“Mari kita mulai dari rumah tangga, minimal mengolah sampah menjadi kompos. Ini bagian dari upaya kita bersama menjaga lingkungan sekaligus mendukung penghematan energi,” pungkasnya.