www.domainesia.com
News

Gubernur Tinjau Jalan Putus di Pasaman Barat, Minta Jalur Dialihkan

102
×

Gubernur Tinjau Jalan Putus di Pasaman Barat, Minta Jalur Dialihkan

Sebarkan artikel ini
tiga-titik-jalan-putus-di-pasaman-barat,-gubernur-minta-pengalihan-jalur
Tiga Titik Jalan Putus di Pasaman Barat, Gubernur Minta Pengalihan Jalur

Pasaman Barat – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tengah berupaya mencari solusi alternatif terkait kerusakan jalan provinsi di Polongan Anam, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, yang diakibatkan oleh bencana hidrometeorologi. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, pada Rabu, 7 Januari 2026, meninjau langsung lokasi untuk mengevaluasi dampak kerusakan dan merumuskan langkah-langkah penanganan yang tepat.

Kerusakan jalan yang terjadi pada tiga titik ruas jalan penghubung utama antara Simpang Ampek dan Lubuak Sikapiang ini, terdiri dari dua titik terban dan satu titik putus total akibat longsor, telah menyebabkan terganggunya aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat setempat.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa perbaikan di lokasi yang sama akan menghadapi kendala yang signifikan dan berpotensi menimbulkan risiko tinggi. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis yang kurang mendukung, dengan keberadaan jurang curam di satu sisi dan perbukitan terjal di sisi lainnya.

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Mahyeldi mengusulkan pengalihan ruas jalan ke jalur alternatif yang dianggap lebih aman dan berkelanjutan. “Kita sudah melihat langsung di lapangan, perbaikan di lokasi yang sama sangat sulit dan berisiko. Jika pun digeser tetap rawan karena kiri jurang dan kanan bukit terjal. Karena itu kita sepakati bersama Bupati mengalihkan ruas jalan ke jalur lain yang lebih aman,” kata Mahyeldi Ansharullah.

Untuk mewujudkan rencana pengalihan jalan ini, Mahyeldi menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk segera memasukkan kebutuhan teknis terkait pengalihan jalan ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Usulan tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperoleh dukungan dan persetujuan.

Penanganan segera terhadap kerusakan jalan ini dianggap sangat penting untuk menjaga konektivitas antarwilayah, serta memastikan kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat proses perbaikan dan pengalihan jalan agar dampak negatif terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi oleh sejumlah pejabat penting daerah, termasuk Bupati Pasaman Barat Yulianto, Wakil Bupati Pasaman Barat M Ihpan, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat. Turut hadir pula Kepala OPD Pemprov Sumbar, Kepala Dinas Peternakan Sukarli, Kepala Dinas Perkimtan Ardiyansyah, perwakilan Dinas BMCKTR, serta perwakilan Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana ini.