Padang – Sebagai wujud solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sumatera Barat bergerak cepat menyalurkan bantuan. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Hiswana Migas Sumbar, Ridwan Hosen, kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Posko Bencana Pemerintah Kota Padang, yang berlokasi di Rumah Dinas Wali Kota.
Inisiatif ini menunjukkan respons tanggap Hiswana Migas terhadap dampak signifikan yang ditimbulkan oleh bencana alam yang melanda Kota Padang pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Ridwan Hosen mengungkapkan bahwa dampak banjir bandang kali ini melampaui ekspektasi. “Kejadian ini betul-betul di luar perkiraan. Saat kita takut pantai dan lari ke perbukitan, ternyata di tempat tinggi ada banjir bandang yang datang,” ujarnya, menggambarkan situasi yang tidak terduga.
Bantuan yang disalurkan oleh Hiswana Migas meliputi uang tunai senilai Rp40 juta yang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak. Selain itu, mengingat kebutuhan mendesak akan air bersih di tengah kondisi darurat, suplai air bersih menjadi prioritas utama. Dukungan logistik juga diberikan dalam bentuk 10 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dapur umum yang melayani para pengungsi dan relawan.
Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan oleh Hiswana Migas untuk penanggulangan bencana banjir dan longsor di Kota Padang mencapai Rp50 juta. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan mendesak para korban dan mendukung upaya pemulihan pasca-bencana.
Tidak hanya memberikan bantuan di posko utama, Ridwan Hosen juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar ke beberapa lokasi terdampak, termasuk di Kelurahan Surau Gadang. Langkah ini mencerminkan komitmen Hiswana Migas untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Hiswana Migas tidak hanya berfokus pada Kota Padang, tetapi juga memperluas jangkauan bantuannya ke wilayah lain di Sumatera Barat. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pertamina, Hiswana Migas terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak di luar Padang, menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang luas terhadap seluruh wilayah yang terkena dampak bencana.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran media dalam peliputan bencana, seminggu setelah banjir melanda, Hiswana Migas juga memberikan bantuan tali asih kepada wartawan melalui Jaringan Pemimpin Redaksi (JPS) Sumbar. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya pembersihan rumah dan memenuhi kebutuhan lainnya bagi para jurnalis yang turut terdampak oleh bencana.
Ketua JPS Sumbar, Adrian Tuswandi, menyampaikan apresiasinya terhadap respon cepat dan kepedulian Hiswana Migas terhadap korban bencana. “Kami sangat merespon positif gerakan Hiswana Migas yang sangat peduli pada korban bencana,” kata Adrian, mengakui kontribusi positif organisasi tersebut dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.







