www.domainesia.com
News

Kemendagri Bentuk CPNS Tangguh dan Berintegritas Lewat Latsar

12
×

Kemendagri Bentuk CPNS Tangguh dan Berintegritas Lewat Latsar

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Dasar (Latsar) bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri menekankan perlunya mencetak aparatur sipil negara yang tangguh, adaptif, dan berintegritas untuk menghadapi perubahan teknologi serta dinamika global yang kian cepat. Pembentukan itu dilakukan melalui Pelatihan Dasar atau Latsar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kemendagri sebagai bekal pengabdian mereka.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Afrijal Dahrin DJ saat membacakan sambutan tertulis Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam Upacara Api Semangat Bela Negara Latsar CPNS Kemendagri Gelombang I Tahun 2026 di Kantor BPSDM Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutan itu, Afrijal menegaskan para peserta berada di garis terdepan sebagai calon aparatur yang harus siap menghadapi ancaman multidimensi. Ancaman tersebut mencakup perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

Ia juga mengaitkan semangat bela negara dengan nilai-nilai perjuangan masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut dia, pengalaman sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan utama bangsa.

“Sesuai amanat Undang-Undang, Saudara mengembang tiga fungsi, yaitu pelaksana kebijakan publik, kemudian sebagai pelayan publik, dan yang terakhir adalah sebagai perekat persatuan dan kesatuan NKRI. Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri, berarti Saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab yang mulia ini,” ucapnya.

Afrijal menegaskan, kebanggaan sebagai ASN harus berjalan beriringan dengan integritas, kompetensi, dan dedikasi tinggi. Dia mengatakan tantangan abad ke-21 menuntut ASN tidak hanya kuat dalam administrasi, tetapi juga mampu berpikir kritis, inovatif, melek digital, adaptif, dan bekerja sama lintas sektor.

“Visi ini hanya bisa terwujud jika Saudara menjadi sumber daya manusia aparatur yang tangguh, berintegritas, dan terus berkembang, serta menjalankan administrasi pemerintahan secara efektif dan efisien guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang clean and clear government,” tambahnya.

Terkait Upacara ASBN, Afrijal menyebut kegiatan itu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga keutuhan bangsa. Ia menilai hal itu sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025, yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan kekuatan kolektif untuk menjaga Indonesia tetap kokoh.

“Malam ini, saat api dinyalakan, mari kita jadikan ia simbol abadi bagi Indonesia yang kuat dan maju. Mari buktikan bahwa semangat bela negara tidak pernah padam di tangan generasi muda,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antarsektor, bukan hanya untuk menjaga stabilitas, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan nasional secara berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Kesiapsiagaan bela negara adalah fondasi utama pengabdian Saudara. Saudara telah dibekali wawasan kebangsaan dan kemampuan menganalisis isu kontemporer, serta praktik yang melatih kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, dan prakarsa,” katanya.

Acara itu turut dihadiri Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan Kemendagri Budi Santosa, jajaran widyaiswara BPSDM Kemendagri, serta peserta Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026.