Padang – Suasana haru dan bangga mewarnai UPI Convention Center saat Universitas Putra Indonesia “YPTK” mengukuhkan 1.408 wisudawan dan wisudawati dalam Wisuda Ahli Madya, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (21/6/2026).
Dari jumlah tersebut, 844 merupakan lulusan perempuan dan 564 laki-laki. Ribuan keluarga pun hadir menyaksikan langsung momen kelulusan yang menandai awal perjalanan baru para alumni.
Wisuda ini menjadi bagian dari perjalanan panjang UPI YPTK yang telah melahirkan hampir 60 ribu alumni di berbagai negara. Kampus tersebut menyebut prosesi ini sebagai wujud konsistensi dalam mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Komputer Padang, Ibunda Dr. Zerni Melmusi, M.M., Ak., C.A., mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan jabatan maupun harta sebagai ukuran utama kesuksesan. Ia menegaskan, keberhasilan sejati justru terlihat dari besarnya manfaat yang diberikan kepada orang lain.
“Teruslah melangkah lebih maju. Kemanapun kalian pergi, ingatlah bahwa UPI YPTK akan selalu menjadi rumah yang mendoakan keberhasilan kalian,” ujarnya.
Ia juga meminta para alumni tetap menjaga keimanan dan karakter yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan di kampus tersebut.
Rektor UPI YPTK, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Ridwan, S.E., M.M., menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan digital yang berlangsung cepat. Menurut dia, empat pilar kampus, yakni Teknologi, Keimanan, Karakter, dan Transformasi, harus menjadi pegangan alumni dalam menghadapi tantangan global.
“Hari ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal dari langkah yang lebih besar. Jadilah alumni yang membawa manfaat, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan teknologi,” kata dia.
Ia menambahkan, perguruan tinggi harus terus hadir memberi solusi nyata terhadap persoalan pembangunan, terutama di Sumatera Barat.
Apresiasi juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma, S.H., M.Pd. Ia menilai UPI YPTK sebagai kampus yang relevan dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, kampus tersebut telah menunjukkan dampak nyata melalui inovasi dan kolaborasi yang terus berkembang di tengah publik.
Di balik prosesi wisuda, UPI YPTK juga menunjukkan kekuatan akademik yang terus bertumbuh. Saat ini, kampus itu membina 10.874 mahasiswa aktif dengan dukungan 90 dosen doktor, 49 lektor kepala, 260 dosen tersertifikasi, serta 11 calon guru besar.
Kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat kampus tersebut juga terlihat dari 2.294 publikasi ilmiah bereputasi internasional yang terbit sepanjang 2023-2025, serta 1.147 kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Dari sisi kerja sama, UPI YPTK mencatat 92 Base Institutional Agreement pada 2025, naik 736 persen dibanding 2023. Capaian itu diperkuat dengan 26 kerja sama internasional dan 172 MoU nasional aktif.
Komitmen terhadap daerah juga diwujudkan melalui dana awal riset sebesar Rp2 miliar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mitigasi bencana di Sumatera Barat.
Berbagai capaian itu kemudian mengantar UPI YPTK meraih sejumlah penghargaan, di antaranya ADPI Global Award 2025 – Global Higher Education di Malaysia, Anugerah Dikti Saintek 2025 kategori Media Sosial, serta Huawei ICT Academy Award 2025. Rektor UPI YPTK juga menerima penghargaan Most Popular Figure – Lifetime Achievement in Global Community Service Award atas dedikasinya dalam pengabdian masyarakat.
Melalui pengukuhan ini, UPI YPTK kembali melepas generasi muda yang diharapkan mampu membawa ilmu, inovasi, dan nilai-nilai luhur almamater untuk memberi manfaat bagi Indonesia hingga tingkat internasional.







