www.domainesia.com
News

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung Pascabanjir Lewat TJSL

70
×

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung Pascabanjir Lewat TJSL

Sebarkan artikel ini
pascabanjir,-sdn-49-batang-kabung-dibangun-ulang-lewat-program-tjsl-inalum
Pascabanjir, SDN 49 Batang Kabung Dibangun Ulang Lewat Program TJSL Inalum

Padang – Pemerintah Kota Padang berupaya memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui kolaborasi strategis dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Kerjasama ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan kembali Sekolah Dasar Negeri (SDN) 49 Batang Kabung, yang mengalami kerusakan signifikan akibat bencana pada November 2025. Inisiatif ini didukung penuh oleh PT Inalum melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Pertemuan antara Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan jajaran pimpinan PT Inalum pada hari Rabu (18/2/2026) di kediaman resmi Wali Kota menjadi momentum penting dalam membahas detail rencana pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung, yang terletak di Kecamatan Koto Tangah. Pertemuan ini menandai komitmen bersama untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang vital bagi masyarakat.

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan kepedulian PT Inalum terhadap kondisi pendidikan di Kota Padang. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam upaya pemulihan pascabencana. Fadly Amran mengatakan, pemerintah daerah menyadari bahwa, “Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan berbagai pihak, salah satunya melalui CSR untuk pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana di Kota Padang.”

Sebagai langkah konkret, Kepala Departemen Pengamanan dan Keamanan PT Inalum, Firman Usman, mengumumkan bahwa peletakan batu pertama pembangunan sekolah dijadwalkan pada hari Jumat mendatang. Pembangunan ini akan mencakup fasilitas-fasilitas esensial yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Firman Usman menjelaskan, “Kita akan membangun ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, ruang UKS serta fasilitas umum seperti toilet yang dilengkapi dengan furnitur. Sekolah akan kita bangun di lokasi baru yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi lama.”

Pemilihan lokasi baru yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi lama diharapkan dapat memberikan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi kegiatan belajar mengajar. Dengan fasilitas pendidikan yang lebih baik dan representatif, diharapkan proses pemulihan kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Padang.