www.domainesia.com
News

Kadin Alokasikan Rp1 Miliar Bangun Huntap Korban Banjir Padang

75
×

Kadin Alokasikan Rp1 Miliar Bangun Huntap Korban Banjir Padang

Sebarkan artikel ini
kadin-alokasikan-rp1-miliar-bangun-huntap-korban-banjir-padang
Kadin Alokasikan Rp1 Miliar Bangun Huntap Korban Banjir Padang

Padang – Sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada 27 November 2025, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan hunian tetap (huntap). Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana.

Dana yang dialokasikan tersebut akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana pendukung huntap yang diperuntukkan bagi para korban bencana. Ketua Kadin Sumatera Barat (Sumbar), Buchari Bachter, mengungkapkan bahwa dana tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk kontribusi dari Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) sebesar Rp500 juta dan Kadin Indonesia.

Pembangunan huntap akan difokuskan di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang. Program ini menargetkan pemberian manfaat langsung kepada 10 keluarga yang menjadi korban banjir bandang. Lahan seluas 2.000 meter persegi telah disiapkan untuk merealisasikan pembangunan hunian tetap tersebut. Rumah yang akan dibangun mengusung tipe 36 plus, yang terdiri dari dua kamar dengan luas tanah 144 meter persegi.

Buchari Bachter menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan partisipasi berbagai pihak dalam mewujudkan program ini. Ia juga mengapresiasi ketersediaan lahan yang disiapkan oleh pihak kaum dari korban bencana. “Pihak kaum dari korban bencana banjir bandang telah menyiapkan lahan pembangunan huntap yang berlokasi sekitar 500 meter dari pinggir Sungai Batu Busuak,” ujarnya.

Kadin Sumbar menggandeng Pemerintah Kota Padang dan Universitas Andalas (Unand) dalam proses pembangunan huntap ini untuk memastikan aspek legal dan teknis terpenuhi. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan hunian yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembangunan direncanakan akan dimulai pada pertengahan Januari 2026, dengan target penyelesaian pada pertengahan Maret atau sebelum Hari Raya Idulfitri.

Proyek pembangunan huntap ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja antara 50 hingga 100 orang. Prioritas utama akan diberikan kepada tenaga kerja lokal, terutama dari keluarga korban bencana, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat setempat dan memberikan kesempatan ekonomi bagi mereka yang terdampak.

Kadin Sumbar melibatkan berbagai pihak dalam proses pengawasan dan evaluasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan hunian yang dibangun memenuhi standar kelayakan. “Selain dengan kaum pemilik lahan, kami juga bekerja sama dengan Pemko Padang, Universitas Andalas, dan PT Semen Padang agar direncanakan dan diawasi bersama-sama,” jelasnya.

Selain pembangunan huntap, Kadin Sumbar juga berencana untuk mengembangkan program pemulihan ekonomi bagi korban bencana yang berbasis pada sektor pertanian dan UMKM. Program ini akan dijalankan melalui kerjasama dengan Unand dan pihak-pihak terkait lainnya, dengan tujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat yang terdampak bencana.

Sebagai bagian dari persiapan proyek ini, Ketua Kadin Sumbar, Buchari Bachter, bersama dengan Kepala Dinas Perkim Kota Padang dan perwakilan PT Semen Padang, telah melakukan kunjungan ke unit contoh rumah tipe 36 plus yang menggunakan material Sepablock produksi PT Semen Padang pada Rabu (24/12) lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan kelayakan material yang akan digunakan dalam pembangunan huntap.