www.domainesia.com
News

Mahyeldi Buka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Pejabat Fungsional Sumbar

9
×

Mahyeldi Buka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Pejabat Fungsional Sumbar

Sebarkan artikel ini
mahyeldi-dorong-asn-sumbar-tingkatkan-kompetensi-melalui-karya-tulis-ilmiah
Mahyeldi Dorong ASN Sumbar Tingkatkan Kompetensi Melalui Karya Tulis Ilmiah

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong pejabat fungsional memperkuat kapasitas menulis ilmiah sebagai bagian dari upaya menjawab birokrasi yang semakin kompleks. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan hal itu saat membuka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar, Rabu (3/6/2026).

Mahyeldi mengatakan aparatur sipil negara harus terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi. Menurutnya, perkembangan teknologi, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, serta kebutuhan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pejabat fungsional memegang peran strategis sebagai pelaksana tugas teknis pemerintahan yang membutuhkan keahlian khusus dan profesionalisme tinggi. Profesionalisme, kata Mahyeldi, tidak cukup diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari cara berpikir analitis, sistematis, dan berbasis data.

“Karya tulis ilmiah bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif dalam pengembangan karier jabatan fungsional. Lebih dari itu, karya ilmiah menjadi sarana untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan menyusun karya ilmiah penting untuk membangun budaya kerja berbasis pengetahuan atau knowledge-based bureaucracy. Melalui pendekatan itu, kebijakan dan program pemerintah dapat disusun dengan analisis yang kuat dan terukur.

Mahyeldi berharap peserta pelatihan tidak hanya memahami teknik penulisan ilmiah, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang berkualitas, aplikatif, dan memberi manfaat nyata bagi organisasi.

“Kami berharap hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk karya ilmiah yang inovatif, relevan dengan kebutuhan organisasi, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat,” katanya.

Ia juga meminta peserta mengikuti pelatihan secara serius, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kegiatan itu sebagai momentum memperkuat budaya belajar serta pengembangan diri berkelanjutan.

Kepala BPSDM Sumbar Barlius mengatakan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pejabat fungsional dalam menyusun karya tulis ilmiah sesuai standar akademik dan kebutuhan pengembangan profesi.

Barlius menyebutkan, pelatihan diikuti 30 pejabat fungsional yang telah memenuhi persyaratan. Kegiatan menggunakan metode blended learning, dengan pembelajaran klasikal tahap pertama pada 3-5 Juni 2026, pembelajaran daring pada 8-9 Juni 2026, serta klasikal tahap kedua pada 23-25 Juni 2026 di BPSDM Sumbar.

Ia menjelaskan, tenaga pengajar dan fasilitator berasal dari Widyaiswara BPSDM Sumbar, Widyaiswara Lembaga Administrasi Negara RI, akademisi, serta pejabat struktural dari BPSDM dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Koordinator Widyaiswara, para tenaga pengajar, dan panitia pelaksana.