News

Mahyeldi Hadiri Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dengan Polri

73
×

Mahyeldi Hadiri Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dengan Polri

Sebarkan artikel ini
hari-bhayangkara-ke-80,-mahyeldi-harap-polri-semakin-profesional-dan-dekat-dengan-masyarakat
Hari Bhayangkara ke-80, Mahyeldi Harap Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat

Padang – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Halaman Istana Gubernuran, Rabu (1/7/2026), menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kepolisian untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy hadir dalam upacara bertema “Polri untuk Masyarakat” itu.

Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya juga ikut hadir.

Usai upacara, Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Ia berharap Polri semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Semoga Polri terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Mahyeldi menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan. Menurut dia, momentum itu juga menjadi pengingat bahwa keamanan daerah hanya bisa terjaga melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan kepolisian.

Sementara itu, Gatot Tri Suryanta mengatakan Hari Bhayangkara menjadi momen bagi insan Bhayangkara untuk mengenang sejarah pengabdian sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas yang telah dijalankan. Ia menegaskan tema “Polri untuk Masyarakat” menunjukkan bahwa setiap kebijakan dan langkah kepolisian harus berpihak pada kepentingan publik.

Menurut Gatot, tugas Polri meliputi perlindungan, pengayoman, pelayanan, hingga penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

“Seluruh kebijakan dan langkah Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dilakukan Polri sendirian. Menurut dia, upaya itu membutuhkan dukungan TNI, pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, insan media, serta seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gatot menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh mitra strategis yang selama ini membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Barat. Apresiasi serupa juga diberikan kepada personel Polda Sumbar dan Bhayangkari atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas.

Di akhir sambutannya, Gatot mengajak masyarakat Sumatera Barat terus menjaga keamanan lingkungan bersama-sama, sekaligus memberi dukungan dan kritik yang membangun agar Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat.