www.domainesia.com
News

Menpora Ultimatum, KONI Gerak Cepat Selesaikan Dualisme Cabor

45
×

Menpora Ultimatum, KONI Gerak Cepat Selesaikan Dualisme Cabor

Sebarkan artikel ini
menpora-ultimatum,-koni-gerak-cepat-selesaikan-dualisme-cabor
Menpora Ultimatum, KONI Gerak Cepat Selesaikan Dualisme Cabor

Respons KONI Usai Menpora Ultimatum 4 Cabor yang Dilanda Dualisme

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan ultimatum kepada empat cabang olahraga (cabor) terkait dualisme kepengurusan.

Batas waktu penyelesaian diberikan hingga akhir Desember 2025.

Tenis meja, anggar, tinju, dan sepak takraw menjadi sorotan utama Kemenpora.

Dualisme kepengurusan dinilai menghambat prestasi atlet di kancah internasional.

“Masalah dualisme ini harus segera diselesaikan,” tegas Erick Thohir, Kamis (6/11/2025).

Menurut Erick, penyelesaian dualisme akan membuka jalan bagi konsolidasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Kemenpora meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk mengambil langkah konkret.

Musyawarah dan mufakat menjadi kunci penyelesaian, sesuai dengan Undang-Undang Keolahragaan.

Surat resmi Menpora kepada Ketua Umum KOI dan KONI telah dilayangkan sejak 1 Oktober 2025.

“Kami ingin KOI, KONI, dan federasi olahraga juga melakukan hal serupa, duduk bersama mencari solusi terbaik,” ujar Erick.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Lukman Djajadikusuma, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KOI dan Kemenpora.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan KOI dan pemerintah. Prinsip kami sama: kami tidak ingin hal ini terus berlarut,” kata Lukman.

KONI berharap penyelesaian dimulai dari internal masing-masing cabor. Lukman menegaskan, atlet tidak boleh menjadi korban konflik organisasi.

“Sikap kami jelas, atlet tidak boleh dikorbankan,” tegasnya.