Solok – MMP FC B keluar sebagai juara FE Cup II 2026 setelah menaklukkan MMP FC A lewat adu penalti 4-3 di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Sabtu (4/7/2026).
Hasil itu menutup turnamen yang diikuti 32 klub elite regional Sumatera sejak 30 Mei 2026 dan berjalan tertib serta menjunjung sportivitas.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menutup langsung ajang tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
Ia menilai kompetisi ini bukan hanya ajang memperebutkan gelar, tetapi juga wadah pembinaan pemain muda sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
“Turnamen ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan momentum menumbuhkan semangat fair play di tengah masyarakat,” ujar Ramadhani.
Ia juga berharap turnamen ini bisa melahirkan pesepak bola berbakat yang kelak mengharumkan nama Kota Solok di tingkat nasional.
Ramadhani menegaskan Pemerintah Kota Solok akan terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk dengan penyediaan fasilitas yang memadai bagi generasi muda.
Ketua Pelaksana FE Cup II Deni Eka Surya menyebut turnamen ini sebagai investasi jangka panjang untuk kemajuan sepak bola daerah.
Menurut dia, tujuan utama kegiatan ini adalah mencetak pemain berkualitas yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Sebagai juara, MMP FC B berhak atas hadiah Rp150 juta. MMP FC A yang menjadi runner-up membawa pulang Rp100 juta.
Saga FC dari Kabupaten Sijunjung finis di posisi ketiga dan memperoleh Rp50 juta, sedangkan Three Boy FC menempati peringkat keempat dengan hadiah Rp20 juta.
Selain penghargaan tim, panitia juga menyerahkan gelar individu kepada sejumlah pemain terbaik.
Rocky Mandosir dinobatkan sebagai pemain terbaik, Hugo Samir menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol, dan Jandia Eka Putra meraih penghargaan kiper terbaik.







