Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berupaya meningkatkan kualitas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan saat Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, membuka secara resmi Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tiga kecamatan pada Rabu, 11 Februari 2026.
Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Lubuk Begalung, Padang Timur, dan Padang Barat ini merupakan kelanjutan dari serangkaian rembuk warga di tingkat kelurahan. Fokus utama kegiatan ini adalah menyelaraskan usulan-usulan dari masyarakat dengan visi, misi, serta sembilan Program Unggulan yang telah ditetapkan oleh kepala daerah.
Raju Minropa menekankan bahwa Musrenbang adalah wadah strategis untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Padang memiliki delapan misi dan sembilan program unggulan yang mencakup 40 aktivasi kegiatan, sehingga peningkatan kualitas Musrenbang menjadi prioritas utama.
Dalam sambutannya, Raju Minropa menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus disusun secara berkesinambungan, dengan setiap program mengacu pada capaian tahun sebelumnya dan target yang telah ditetapkan untuk tahun berjalan. “Perencanaan tidak boleh parsial. Harus berkelanjutan, terukur, dan menjadi fondasi pembangunan jangka menengah dan panjang,” tegas Raju Minropa.
Lebih lanjut, Raju Minropa menjelaskan bahwa seluruh usulan yang berasal dari tingkat kelurahan akan dikaji secara mendalam pada tahapan kecamatan. Proses penyelarasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh program pembangunan tetap sejalan dengan arah pembangunan kota yang telah ditetapkan. “Seluruh usulan akan disesuaikan dengan visi Wali Kota, yakni menjadikan Kota Padang sebagai kota yang pintar dan sehat, serta berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya,” jelas Raju Minropa.
Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk mengakomodasi usulan-usulan yang dianggap prioritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sesuai dengan arahan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. “Kualitas Musrenbang harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun agar menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran. Sesuai arahan Bapak Wali Kota dan Wawako, selama usulan itu prioritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat, maka akan kami akomodasi,” pungkas Raju Minropa. Diharapkan, hasil dari musyawarah ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang, serta selaras dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.







