Padang – Sumatera Barat menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga tenis dengan mengirimkan empat tim untuk berlaga di MC Cup Interteam Invitation yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, dari tanggal 16 hingga 18 Januari 2026. Keikutsertaan ini menjadi ajang pemanasan penting menjelang Kejurnas Antarpengurus PELTI Se-Indonesia yang akan diselenggarakan oleh Pengurus Pusat PELTI pada tahun yang sama.
Sorotan utama tertuju pada tim PELTI Sumbar yang berhasil menembus babak semifinal, menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumatera Barat yang mampu mencapai tahap tersebut hingga hari terakhir kompetisi. Ketua Umum PELTI Sumbar, Prof. Syahrial Bakhtiar, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. “Kami menyaksikan tim PELTI Sumbar di babak semifinal MC Cup 2026. Sungguh prestasi yang membanggakan juga, dengan kondisi persiapan latihan intensif bersama sekali sepekan saja, Tim PELTI Sumbar lolos ke semifinal,” ujarnya, mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim.
Syahrial Bakhtiar, yang juga dikenal sebagai pendiri Padang Tennis Club, menekankan bahwa partisipasi dalam kompetisi internasional seperti MC Cup memberikan pengalaman berharga bagi para pemain. Menurutnya, kesempatan bertanding di Kuala Lumpur menjadi ajang uji coba yang strategis. “Nah paling tidak dengan ikut serta pada MC Cup di Kualalumpur ini sebagai uji coba menjelang menghadapi Kejurnas Antarpengurus PELTI nantinya,” ungkapnya, menyoroti nilai strategis keikutsertaan tim dalam ajang tersebut sebagai persiapan menghadapi kompetisi nasional.
Tim Pelti Sumbar yang berlaga di MC Cup 2026 diperkuat oleh Syafrizal, Suardi, Dian Anjasmara, Hardinon, Ruri Ramadona, Roni Solar, Atradinal, Risky Syaputra, Dewi Rahmawati, dan Arnel Elfita. Perjalanan tim menuju semifinal tidaklah mudah. Di babak 16 besar, mereka harus berjuang keras melawan Tim Victory PELTI Riau, dengan skor akhir 2-2 yang memaksa pertandingan ditentukan melalui tiebreak dengan skor 10/2. Di babak semifinal, tantangan semakin berat dengan menghadapi tim unggulan dari Kuala Lumpur, KL Grinders.
Prof. Syahrial berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi para pengurus untuk terus meningkatkan program latihan. “Kami berharap hasil ini benar-benar menyemangati kawan-kawan pengurus terus berlatih lebih terprogram,” jelasnya. Selain itu, Syahrial Bakhtiar menambahkan bahwa seluruh tim yang berpartisipasi dari Sumatera Barat, termasuk tim PELTI, Tuah Sakato, dan PU Tennis Club, menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi serta menjalin silaturahmi dengan para pemain tenis dari berbagai negara.







