News

Pemko Padang Jemput Bola KIA, Pacu Smart City

2
×

Pemko Padang Jemput Bola KIA, Pacu Smart City

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-genjot-cakupan-kia-demi-wujudkan-visi-smart-city
Pemko Padang Genjot Cakupan KIA demi Wujudkan Visi Smart City

Padang – Pemerintah Kota Padang mempercepat kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) lewat layanan jemput bola yang diluncurkan Wali Kota Padang, Fadly Amran, di SMPN 28 Padang, Rabu (29/7/2026). Program ini ditargetkan mendorong cakupan KIA hingga 100 persen pada akhir tahun ini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan konsep Smart City sekaligus pembenahan basis data kependudukan agar lebih akurat. Peluncuran program ditandai dengan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

Fadly mengatakan digitalisasi tata kelola pemerintahan hanya bisa berjalan jika didukung data kependudukan yang benar dan mutakhir. Ia menilai sektor pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kota cerdas.

“Tanpa dukungan data mumpuni, visi tersebut tidak akan terwujud,” kata Fadly.

Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama agar kewajiban dokumen kependudukan bagi setiap anak segera tuntas. Menurut dia, Pemkot Padang kini fokus membangun konsep One Big Data untuk mengintegrasikan berbagai layanan kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, menyebut kepemilikan KIA di daerah itu baru mencapai 70 persen. Dari total 266.000 anak yang wajib memiliki kartu tersebut, sebanyak 186.200 anak sudah memilikinya, sementara 79.800 anak belum mengantongi KIA.

“Melalui gerakan jemput bola ini, kami menargetkan capaian KIA di Kota Padang mencapai 100 persen pada akhir tahun ini,” ujar Ances.

Ia menjelaskan KIA menjadi dokumen penting bagi anak untuk mengakses layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga perbankan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat gerakan “Padang Melayani”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disdukcapil Sumatera Barat, perwakilan dinas terkait, dan sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan SMPN 28 Padang.