News

Pemko Padang Perkuat Mitigasi Megathrust dan Tsunami Berbasis Riset

90
×

Pemko Padang Perkuat Mitigasi Megathrust dan Tsunami Berbasis Riset

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-perkuat-mitigasi-bencana-via-riset-unand
Pemko Padang Perkuat Mitigasi Bencana via Riset Unand

Padang – Pemerintah Kota Padang memperkuat langkah mitigasi bencana berbasis riset untuk mengantisipasi ancaman gempa megathrust Mentawai dan tsunami. Upaya ini ditempuh lewat kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) guna meningkatkan kesiapsiagaan warga, terutama di wilayah pesisir.

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima tim peneliti Unand dalam audiensi di Balai Kota Padang, Rabu (17/6/2026). Pertemuan itu membahas hasil riset bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang”.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Unand, Prof Yenny Narny, mengatakan riset tersebut melahirkan sejumlah inovasi mitigasi yang dapat langsung digunakan masyarakat. Di antaranya rancangan shelter berbasis masjid dan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang dibuat agar bisa dikelola secara mandiri oleh warga.

“Riset ini merupakan hasil kerja sama antara Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas dan PT Pegadaian yang akan diserahkan secara resmi pada 29 Juni mendatang. Kami berharap hasil riset ini tidak sekadar menjadi kajian akademis, tetapi menjadi acuan praktis bagi masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan,” ujar Prof. Yenny.

Fadly menyambut baik kontribusi akademisi dan dunia usaha dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana di Kota Padang. Ia mengatakan pemerintah kota selama ini terus menjalankan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pemasangan sistem peringatan dini hingga edukasi kebencanaan melalui jambore dan simulasi berskala besar.

“Kami berharap hasil riset tersebut menjadi referensi krusial dalam penyusunan kebijakan program pengurangan risiko bencana ke depan. Langkah ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan masyarakat yang berada di kawasan pesisir,” tegas Fadly.

Dalam pertemuan itu, Fadly hadir bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Pelaksana BPBD Hendri Zulviton, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, dan Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD. Pemerintah Kota Padang menyatakan akan mengintegrasikan model mitigasi hasil riset tersebut ke dalam program pembangunan daerah agar dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.