News

Perumda AM Padang Kuras Reservoir Taban, Aliran Air Terganggu

59
×

Perumda AM Padang Kuras Reservoir Taban, Aliran Air Terganggu

Sebarkan artikel ini
pengurasan-reservoir-ipa-taban,-perumda-am-padang-sampaikan-gangguan-layanan-pada-sejumlah-wilayah
Pengurasan Reservoir IPA Taban, Perumda AM Padang Sampaikan Gangguan Layanan pada Sejumlah Wilayah

Padang – Perumda Air Minum Kota Padang akan menguras Reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban pada Kamis malam, 9 Juli 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga pekerjaan selesai. Langkah ini diambil untuk menjaga keandalan distribusi air kepada pelanggan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan kualitas layanan air bersih. Perumda memastikan pekerjaan dilakukan agar aliran air tetap optimal ke berbagai wilayah layanan.

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan pengurasan reservoir memang perlu dilakukan secara berkala. Menurut dia, tindakan itu penting untuk menjamin sistem distribusi air tetap berjalan dengan baik.

“Dalam rangka menjaga keandalan sistem distribusi air, Perumda Air Minum Kota Padang akan melaksanakan pekerjaan pengurasan Reservoir IPA Taban mulai Kamis malam pukul 21.00 WIB hingga selesai,” ujar Adhie.

Selama pekerjaan berlangsung, tekanan air di sejumlah kawasan diperkirakan menurun. Di beberapa titik, aliran air juga berpotensi terhenti sementara.

Wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain Sei Lareh, Simpang Lauak Asin, Lubuk Minturun, Balai Gadang, Sei Bangek, Sawah Laiang Balai Baru, Pilakut, Kalumbuk, Gurun Laweh, Gunung Juaro, Surau Gadang, serta sebagian kawasan Siteba.

Perumda meminta pelanggan di daerah terdampak menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai. Imbauan itu disampaikan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama proses pengurasan berlangsung.

“Kami mengimbau pelanggan untuk menampung air secukupnya sebagai cadangan sebelum pekerjaan dimulai,” kata Adhie.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang mungkin dirasakan pelanggan. Adhie menegaskan pekerjaan tersebut dilakukan demi peningkatan mutu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan memohon maaf atas gangguan sementara ini. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama pelanggan demi peningkatan kualitas pelayanan kami,” tambahnya.