Jakarta – Aksi premanisme yang menimpa seorang pengemudi bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, memicu respons keras dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Insiden pemerasan yang menyebabkan korban kehilangan uang sebesar Rp100 ribu tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral, sehingga mendorong pihak otoritas untuk segera melakukan tindakan preventif dan represif guna menjamin keamanan publik.
Gubernur DKI Jakarta





