Kualalumpur – Institut Sukan Negara (ISN) Malaysia mengundang Guru Besar Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., sebagai tamu kehormatan pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi peningkatan prestasi atlet Sumatera Barat melalui kerjasama dan uji coba di fasilitas olahraga berstandar internasional tersebut.
Prof. Syahrial Bakhtiar, yang juga mengemban amanah sebagai Staf Khusus KONI Sumbar, menyampaikan rasa terkejut sekaligus antusiasmenya atas undangan tersebut. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salah satu perguruan tinggi olahraga terkemuka di Malaysia. “Jujur saja, saya tidak menduga mendapat kesempatan ini. Dan Ini bisa merekat kembali silaturahim untuk Atlet terbaik Sumbar bisa sparing dengan atlet Malaysia,” ungkapnya.
Kehadiran Prof. Syahrial di ISN Malaysia dipandang sebagai representasi penting mengingat posisinya sebagai ilmuan olahraga nasional Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (DPP ISORI), yang semakin mengukuhkan relevansinya dalam pengembangan ilmu keolahragaan.
Sebagai seorang tokoh ilmuan olahraga yang memiliki fokus pada Talent Identifikasi Development (TID), Prof. Syahrial Bakhtiar dikenal memiliki keahlian khusus dalam menganalisis potensi bakat olahraga sejak usia dini. Kontribusinya juga tercatat dalam memfasilitasi kunjungan resmi Wakil Gubernur Sumbar beserta atlet-atlet andalan ke Majelis Sukan Negara (MSN-KONI pusat Malaysia) pada tahun 2012, yang menjadi fondasi bagi kerjasama olahraga antara kedua belah pihak.
Kunjungan Prof. Syahrial bersama Ketua Pelatda KONI Sumbar, Dr. Risky Syahputra, diharapkan dapat membuka peluang bagi atlet-atlet andalan Sumatera Barat yang akan berlaga di PON 2028 untuk memanfaatkan fasilitas sports science yang tersedia di ISN. Pemanfaatan teknologi dan metodologi modern dalam pelatihan diyakini dapat meningkatkan performa atlet secara signifikan.
Selama kunjungannya, Prof. Syahrial, yang juga merupakan pendiri Yayasan Sekora, mendapatkan sambutan hangat dari Direktur Division of Research and Innovation ISN Malaysia, Yeo Wee Kian, Ph.d. Yeo Wee Kian merupakan seorang ahli fisiologi olahraga yang juga dikenal sebagai pelatih fisik Tim Nasional Bulutangkis Malaysia, yang memiliki pengalaman luas dalam menerapkan sport science untuk meningkatkan prestasi atlet.
Prof. Syahrial menekankan urgensi pemanfaatan potensi kerjasama dengan Malaysia, mengingat negara tersebut telah berhasil mengintegrasikan sport science secara efektif dalam meningkatkan prestasi olahraga. “Bagi saya Malaysia, potensi kerjasama yang mesti dimanfaatkan karena prestasi olahraga sudah menerapkan sport science dengan baik,” pungkasnya, menegaskan pentingnya adopsi pendekatan ilmiah dalam pengembangan olahraga di Sumatera Barat.







