Jakarta – Bank Nagari Cabang Jakarta terus berupaya memperluas cakupan layanannya dengan mengimplementasikan QRIS Sound di berbagai warung tegal (warteg) yang beroperasi di wilayah Jabodetabek. Langkah ini merupakan bagian dari strategi bank untuk meningkatkan penetrasi pasar dengan menyasar jaringan Paguyuban Warung Tegal (PWT).
Keberhasilan Bank Nagari dalam memasuki ekosistem warteg ini diraih setelah memenangkan kompetisi QRIS Sound yang diselenggarakan oleh PWT. Hingga saat ini, sekitar 40 dari 100 warteg yang menjadi target awal telah mengadopsi fasilitas QRIS Sound. Pihak Bank Nagari menargetkan bahwa proses pemasangan akan segera diselesaikan dalam waktu dekat.
Pemimpin Bank Nagari Cabang Jakarta, Yosviandri, menyoroti potensi signifikan yang dimiliki oleh segmen warteg, terutama karena frekuensi transaksi yang tinggi. Yosviandri mengatakan, “Segmen warteg dinilai sangat potensial karena memiliki frekuensi transaksi tinggi hingga 20 ribu transaksi.”
Selain fokus pada ekspansi di sektor warteg, Bank Nagari Jakarta juga memainkan peran penting sebagai sumber likuiditas bagi pembangunan di Sumatera Barat. Dana yang berhasil dikumpulkan di Jakarta dialokasikan secara khusus untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di Sumatera Barat.
Pada Semester I/Juni 2025, Bank Nagari Jakarta mencatatkan kinerja positif dalam hal penghimpunan dana dan penyaluran kredit. Kinerja ini didukung oleh sektor UMKM, khususnya para pedagang tekstil yang beroperasi di pusat perbelanjaan Tanah Abang dan Cipulir.
Untuk tahun 2025, Bank Nagari Jakarta menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp950 miliar, tabungan sebesar Rp80 miliar, giro sebesar Rp96 miliar, dan deposito ritel sebesar Rp145 miliar. Untuk mencapai target-target tersebut, bank berupaya memperkuat jaringan pemasaran, memperluas layanan syariah, dan mempercepat akuisisi merchant QRIS.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan yang lebih luas, Bank Nagari Jakarta juga telah membuka Layanan Kantor Fungsional Syariah (KFS), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bisnis syariah bank.







