Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) tengah menyusun strategi untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov).
Fokus utama dalam rapat ini adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar tahun 2026 dan agenda kegiatan olahraga sepanjang tahun tersebut.
Pembukaan acara yang berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, Mahdianur, serta Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto.
Rakerprov ini menjadi momentum penting bagi KONI Sumbar untuk menyelaraskan program kerja dengan arahan dari KONI Pusat, terutama dalam hal pemilihan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menjelaskan bahwa rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari 19 KONI kabupaten dan kota, dengan 67 dari 76 cabang olahraga (cabor) telah mengirimkan mandat.
Hamdanus berharap partisipasi aktif dari mayoritas perwakilan cabor dapat memaksimalkan hasil Rakerprov. “Niat kita bagaimana prestasi olahraga Sumbar lebih membaik lagi ke depannya,” ujar Hamdanus.
Sejak terpilih sebagai pimpinan KONI Sumbar pada Oktober lalu, Hamdanus menuturkan bahwa pihaknya telah berpartisipasi dalam PON Beladiri di Kediri.
Rakerprov ini juga menjadi wadah untuk memfokuskan pembahasan terkait pelaksanaan Porprov XVI Sumbar tahun 2026, termasuk penjadwalan dan agenda kegiatan olahraga sepanjang tahun tersebut.
KONI Sumbar berencana menggelar Porprov XVI Sumbar pada bulan Juni dan Juli 2026.
Hamdanus mengungkapkan bahwa KONI Pusat memberikan arahan agar Porprov tahun 2026 mendatang mempertandingkan cabang olahraga yang juga dipertandingkan di ajang Olimpiade.
“Selain itu, KONI pusat memberikan arahan agar pada Porprov tahun 2026 mendatang, dipertandingkan cabang olahraga (Cabor) yang juga dipertandingkan di ajang Olimgiade,” ujar Hamdanus, menekankan pentingnya sinkronisasi antara cabor di berbagai tingkatan.
Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, menyoroti pentingnya komunikasi intensif antara KONI daerah dan KONI Pusat.
Ia juga mengingatkan tentang agenda olahraga terdekat, termasuk PON olahraga pantai dan PON Beladiri di Manado.
“Ketahuilah kita di sini semua adalah pelayan baik di Kabupaten dan kota, provinsi hingga ke pusat melayani atlet berprestasi,” ujar Eko, menekankan peran KONI sebagai pelayan atlet.
Eko Budi Supriyanto menambahkan bahwa seluruh peserta Rakerprov diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga.
Ia juga menyinggung bahwa terdapat 36 cabor yang dipertandingkan di PON NTB/NTT yang juga dipertandingkan di Olimpiade, dengan Olimpiade mendatang akan digelar di Los Angeles pada tahun 2028.
Kadispora Sumbar, Mahdianur, menyampaikan bahwa Gubernur Sumbar telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Porprov XVI 2026.
Oleh karena itu, pembahasan mengenai persiapan dan pelaksanaan Porprov menjadi agenda penting dalam forum Raker KONI Sumbar ini.
“Diharapkan, KONI Sumbar untuk mendorong Kabupaten dan kota agar mengutus atletnya di Porprov Juni – Juli 2026 mendatang,” ujar Mahdianur, mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.





