www.domainesia.com
News

Rombongan Pendidikan Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Sekolah Digital SMPN 4 Payakumbuh

77
×

Rombongan Pendidikan Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Sekolah Digital SMPN 4 Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
rombongan-pendidikan-negeri-sembilan-malaysia-kunjungi-sekolah-digital-smpn-4-payakumbuh
Rombongan Pendidikan Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Sekolah Digital SMPN 4 Payakumbuh

Payakumbuh – SMP Negeri 4 Payakumbuh menerima kunjungan studi banding dari Jabatan Pendidikan Negeri Sembilan, Malaysia, pada Kamis (04/09/2025), sebagai pengakuan atas inovasi dan prestasi sekolah di kancah internasional. Fokus utama kunjungan ini adalah menggali lebih dalam strategi penerapan sekolah digital yang telah mengantarkan SMPN 4 Payakumbuh menjadi kandidat sekolah rujukan Google.

Rombongan dari Malaysia, yang dipimpin oleh Puan Rozanah Binti Jas selaku Penolong Pengarah Unit Sains Sosial Sektor Pembelajaran Jabatan Pendidikan Negeri Sembilan Malaysia, terdiri dari belasan anggota. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril, bersama dengan Plh. Kepala SMP N 4 Payakumbuh, Nur Mailis, serta seluruh jajaran guru.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara komprehensif mengenai seni, budaya, serta pendekatan pedagogik yang diterapkan di SMP N 4 Payakumbuh. Rombongan juga menaruh minat besar untuk memahami lebih lanjut mengenai pencapaian sekolah yang dikenal sebagai SMP Standar ini, khususnya dalam konteks implementasi sekolah digital yang terintegrasi dengan platform Google.

Puan Rozanah Binti Jas menyampaikan kekagumannya atas kemajuan yang telah dicapai oleh SMP N 4 Payakumbuh. Ia menyoroti keunggulan sekolah ini dalam bidang akademik dan kurikulum, terutama dalam pemanfaatan platform Google. “Bila kita melihat di ruangan Google, di Sumbar, terutama SMPN 4 Payakumbuh ini cemerlang dari segi akademik dan kurikulum, kami dari Malaysia ingin berbagi bersama-sama cara untuk pedagogik guru, apakah pencapaian sekolah untuk nantinya kita terapkan di Malaysia,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan berharga yang dapat diadaptasi dan diterapkan di Malaysia. “Banyak hal yang kita petik, sangat sangat banyak, saya lihat bagaimana pengurusan dari pihak Dinas Pendidikan bersama guru di sekolah dalam melaksanakan berbagai program untuk pencapaian murid dari segi akademik, banyak pencapaian di sekolah ini yang kita boleh untuk bawa ke Malaysia,” tambahnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Plh. Kepala SMP N 4 Payakumbuh, Nur Mailis, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa rombongan dari Malaysia tidak hanya mengamati prestasi dan proses belajar mengajar, tetapi juga mempelajari sejarah, budaya Payakumbuh, serta sistem sekolah digital yang diterapkan secara menyeluruh. “Selain melihat lebih dekat terkait prestasi dan proses belajar mengajar disekolah ini, rombongan dari Malaysia juga melihat sejarah, budaya Payakumbuh serta terkait sekolah digital,” ucapnya. Nur Mailis, yang juga merupakan guru Bahasa Inggris, mengungkapkan bahwa ini bukan kunjungan pertama dari Malaysia ke sekolahnya. “Ini merupakan kunjungan kedua rombongan dari Malaysia ke SMP N 4 Payakumbuh, beberapa tahun lalu juga ada kunjungan dari Malaysia,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata dari kerjasama internasional dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang sejarah, budaya, dan pemanfaatan teknologi. “Kunjungan dari Pejabat Pendidikan Daerah Negeri Sembilan Malaysia ini bentuk kerjasama dalam peningkatan pembelajaran dari berbagai hal, termasuk penggunaan teknologi. Ini merupakan kerjasama Internasional dengan sekolah rujukan Google (SMP N 4 Payakumbuh),” ucapnya. Dasril menambahkan bahwa ketertarikan Pejabat Pendidikan Malaysia terhadap SMP N 4 Payakumbuh bermula dari penemuan mereka di internet. “Mereka mengetahui SMPN 4 Payakumbuh setelah searching di Google, mereka tertarik untuk mengetahui penerapan sekolah digital dan penerapan Google dalam pembelajaran,” tutup Dasril.