www.domainesia.com
News

Satgas PRR Fokus Percepat Infrastruktur Permanen di Sumatera

8
×

Satgas PRR Fokus Percepat Infrastruktur Permanen di Sumatera

Sebarkan artikel ini
satgas-percepatan-rehabilitasi-fokus-bangun-infrastruktur-permanen-di-sumatera
Satgas Percepatan Rehabilitasi Fokus Bangun Infrastruktur Permanen di Sumatera

Jakarta – Pemerintah mulai mengalihkan fokus pemulihan pascabencana di Sumatera dari penanganan darurat ke pembangunan infrastruktur permanen setelah layanan dasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali berjalan normal.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan langkah itu ditempuh untuk memperkuat fasilitas yang sebelumnya hanya dibangun sementara agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Prioritas utama ke depan adalah infrastruktur. Kami harus mempermanenkan jalan, jembatan, serta infrastruktur daerah yang belum tersentuh, baik dikerjakan oleh pemerintah daerah maupun diambil alih oleh pemerintah pusat,” ujar Tito usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Tito mengatakan, pemulihan di wilayah terdampak kini menunjukkan perkembangan positif. Aktivitas pemerintahan dan ekonomi yang kembali berjalan membuat kebutuhan penanganan darurat di lapangan ikut menurun.

Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit di daerah terdampak sudah beroperasi penuh. Pemerintah juga terus memperkuat layanan puskesmas agar akses kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Kemajuan serupa terlihat di bidang pendidikan. Sebagian besar sekolah telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meski sebagian masih memakai fasilitas darurat atau menunggu relokasi.

Sementara itu, pembangunan rumah sementara atau huntara hampir selesai. Satgas PRR mencatat 20.104 unit telah rampung dibangun, atau 97 persen dari target 20.674 unit.

“Laporan dari rapat Selasa lalu, para bupati, terutama di Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, menyatakan tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda,” kata Tito.

Selain hunian, layanan dasar lain juga sudah kembali normal. Jaringan listrik, operasional SPBU, dan pasar rakyat kini berfungsi seperti semula.

Tito menegaskan percepatan pembangunan permanen bukan hanya ditujukan untuk memulihkan kondisi pascabencana, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi risiko bencana di masa depan.