Padang – Festival Literasi Daerah Sumatera Barat 2025 menjadi ajang bagi PT Semen Padang untuk memperkenalkan inovasi terbarunya, Sepablock, sebagai solusi konstruksi rumah yang menjanjikan efisiensi biaya, waktu, dan keberlanjutan. Produk ini menarik perhatian pengunjung yang hadir di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, yang mencari alternatif pembangunan yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Kehadiran PT Semen Padang dalam festival ini dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan edukasi mengenai keunggulan Sepablock, serta memperkenalkan teknologi konstruksi modern. Stan Semen Padang dipadati pengunjung yang ingin melihat maket instalasi, menyaksikan video demonstrasi pembangunan rumah menggunakan Sepablock, dan berkonsultasi dengan tim teknis perusahaan.
Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap produk Sepablock. “Responsnya luar biasa! Masyarakat antusias bertanya tentang keunggulan Sepablock dibanding bata merah,” ujarnya pada hari Selasa (9/9/2025), menggambarkan betapa besar minat masyarakat terhadap inovasi ini.
Win Bernadino menambahkan bahwa pengembangan Sepablock merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, yang sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden dalam penyediaan infrastruktur dan perumahan rakyat yang berkualitas. Hal ini menunjukkan bahwa PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan nasional.
Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menjelaskan perbedaan signifikan antara Sepablock dengan bata merah konvensional. Menurutnya, Sepablock memiliki bentuk yang presisi, memungkinkan pemasangan yang lebih cepat, menghasilkan tampilan yang estetik, serta berpotensi menekan biaya pembangunan hingga 10 persen. Keunggulan ini menjadikan Sepablock sebagai pilihan yang menarik bagi masyarakat yang ingin membangun rumah dengan biaya yang lebih terjangkau.
Yelmi Arya Putra juga menyoroti aspek ramah lingkungan dari Sepablock, di mana proses produksinya tidak melibatkan pembakaran. Selain itu, sistem interlock yang saling mengunci memberikan konstruksi yang lebih praktis dan kokoh. Produk ini juga telah lulus uji cyclic atau lateral load test dari Kementerian PUPR, yang membuktikan ketahanannya terhadap gempa. Bahkan, pembangunan rumah tipe 36 dapat diselesaikan hanya dalam waktu tiga minggu dengan biaya yang lebih efisien.
“Kami optimis Sepablock dapat mendukung visi Sumbar dalam menyediakan hunian layak dan mendorong inovasi lokal,” pungkas Yelmi, menekankan potensi Sepablock dalam mendukung program perumahan di Sumatera Barat. Sebagai bentuk demonstrasi, Semen Padang juga telah membangun rumah contoh Sepablock di lingkungan perusahaan untuk memberikan gambaran nyata kepada masyarakat mengenai keunggulan produk ini.
Festival Literasi Daerah 2025, yang diselenggarakan bertepatan dengan Hari Jadi Sumatera Barat dan Hari Kunjung Perpustakaan, turut dimeriahkan dengan pengukuhan Duta Baca Sumbar 2025-2028 oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah.







