www.domainesia.com
News

Wali Kota Padang Percepat Pengerukan Bendungan, Atasi Kekeringan Landa Warga

83
×

Wali Kota Padang Percepat Pengerukan Bendungan, Atasi Kekeringan Landa Warga

Sebarkan artikel ini
wali-kota-padang-tinjau-pengerukan-bendungan-gunung-nago-atasi-kekeringan
Wali Kota Padang Tinjau Pengerukan Bendungan Gunung Nago Atasi Kekeringan

Padang – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah cepat dalam mengatasi masalah kekeringan yang melanda wilayahnya, salah satunya dengan meninjau langsung proses pengerukan sedimen di Bendungan Gunung Nago, Kecamatan Pauh. Peninjauan yang dilaksanakan pada Senin (26/1/2026) tersebut dihadiri oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menangani dampak kekeringan yang semakin dirasakan oleh masyarakat. Bendungan Gunung Nago mengalami pendangkalan dan kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025, sehingga memerlukan tindakan perbaikan segera.

Fokus utama dari penanganan ini adalah memastikan ketersediaan air yang memadai bagi kebutuhan rumah tangga dan sektor pertanian. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa percepatan penanganan kekeringan merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. “Kita ingin persoalan kekeringan ini segera teratasi. Pengerjaan tanggap darurat kita lakukan bersama pemerintah provinsi dan balai terkait agar distribusi air kembali normal, sawah masyarakat terairi, serta sumur warga terisi kembali,” kata Fadly Amran.

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya efisiensi dan kecepatan dalam pengerjaan pengerukan sedimen. Upaya ini dipandang sebagai bagian integral dari pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, sekaligus langkah preventif untuk meminimalkan dampak kekeringan di masa mendatang.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa saluran irigasi Gunung Nago berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan merupakan bagian dari Daerah Irigasi Gunung Nago yang memiliki luas sekitar 2.800 hektare. Penanganan perbaikan Bendungan Gunung Nago dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

Tri Hadiyanto menjelaskan lebih lanjut mengenai pembagian tugas dalam penanganan perbaikan bendungan. “Untuk saluran irigasi sebelah kanan, Balai Wilayah Sungai Sumatera V membantu dua unit pompa berkapasitas masing-masing 250 liter per detik yang memompa air langsung dari sungai ke saluran irigasi. Saluran sebelah kiri sedang dibersihkan dari sedimen secara gotong royong,” jelas Tri Hadiyanto.

Penurunan muka air tanah menjadi salah satu faktor utama penyebab kekeringan, yang mengakibatkan banyak sumur dangkal milik warga menjadi kering. Tri Hadiyanto berharap dengan dialirkannya air ke saluran irigasi, cadangan air tanah dapat kembali terisi sehingga sumur masyarakat dapat berfungsi normal. “Dengan dialirkannya air ke saluran irigasi, kita berharap cadangan air tanah kembali terisi sehingga sumur masyarakat dapat berfungsi normal,” harap Tri Hadiyanto.

Sebagai langkah antisipasi, Balai Wilayah Sungai Sumatera V saat ini sedang membangun intake sementara yang bertujuan untuk mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago. “Kita berharap satu hingga dua hari ke depan saluran irigasi sudah dialiri air sehingga kekeringan di Kecamatan Pauh dan Kuranji dapat teratasi,” pungkas Tri Hadiyanto, menandakan optimisme terhadap penanganan masalah kekeringan di wilayah tersebut.